Foto 2:
Pengunjung berfoto di gardu pandang di komplek agrowisata Sikembang Park. (Sm/ Apit)

Sikembang Park, Surga Selfie di Kabupaten Batang

Foto 1: Seorang pengunjung berfoto di kanopi favorit dengan background pemandangan jalan berliku membentuk huruf S dan pohon pinus. (Sm/ Apit)

Foto 1:
Seorang pengunjung berfoto di kanopi favorit dengan background pemandangan jalan berliku membentuk huruf S dan pohon pinus. (Sm/ Apit)

BATANG, suaramerdeka.com –  Bila berkunjung ke Kabupaten Batang, Jawa Tengah, haruslah mampir ke argowisata Sikembang Park. Karena, tempat wisata yang berhawa sejuk ini sedang ngetren di kalangan anak muda sebagai tempat berselfie ria.

Sebab di Sikembang Park ini merupakan wisata pemandangan hutan pinus, dengan beberapa spot tempat berfoto, seperti kanopi, rumah pohon, serta hammock atau tempat tidur gantung. Tempat ini cukup luas, yakni 3,8 hektar, sehingga sangat cocok untuk tracking jalan kaki dan digunakan sebagai camping ground.

Untuk menuju tempat ini, sangat mudah. Cukup menempuh perjalanan dari pusat kota Batang selama 45 menit, ke arah Desa Kembang Langit, Dukuh Kebaturan, Kecamatan Blado. Akses jalan sudah sangat nyaman, karena aspal sudah halus. Namun pengendara harus sedikit berhati-hati karena jalan cukup berkelak kelok dan menanjak.

Meski begitu, ketika sampai di Sikembang Park, semuanya pun terbayarkan. Pengunjung akan disambut dengan hawa sejuk serta pepohonan pinus yang tinggi menjulang. Untuk tiket masuk ke wisata ini cukup murah, yakni Rp 3 ribu setiap orangnya.

Selain fasilitas selfie, yang ditawarkan pun cukup komplit. Ada warung makan serta tempat untuk minum kopi penghangat badan. Tempat parkir cukup luas untuk kendaraan roda dua, namun untuk roda empat muat sekitar 30-40 mobil. Toilet pun juga sudah bersih dan nyaman.

Munculnya agrowisata Sikembang Park ini adalah hasil tangan kreatif dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang menamakan Bombat alias Bocah Mbaturan. Mulanya sekitar Agustus 2016 mereka melihat hutan pinus yang digunakan Perhutani untuk sadapan getah pinus ini tak terawat.

Baca: http://berita.suaramerdeka.com/travel/batang-punya-wisata-komplit-mulai-pantai-hingga-pegunungan/

“Ini biasanya buat tempat nongkrong anak-anak, lalu salah satu dari kami berfoto dengan latar belakang pohon pinus serta jalan bentuk huruf S, lalu diposting di Instagram, dan jadi banyak yang tertarik,” ujar ketua Bombat, Wahyu Dwiyanto.

Kemudian, karena mulai ramai dikunjungi, pihaknya pun berinisiatif membersihkan tempat tersebut. Selama tiga bulan, anak Bombat ini membersihkan dan membangun sejumlah fasilitas. Lalu mereka juga berkerjasama dengan pihak Perhutani. Hingga akhirnya membukanya untuk wisata dan menarik tiket.

“Saat ini kita masih dalam tahap pembangunan, kedepannya kita ingin banyak fasilitas di sini, seperti outbound, flying fox, gardu pandang, dan jalur tracking, serta perluasaan tempat sampai 5 hektar,” tambah Wakil Ketua Bombat, Nasrullah.

Sikembang Park ini memang saat diminati sebagai tempat wisata baru di Kabupaten Batang. Terlebih ketika akhir pekan dan hari libur nasional, pengunjung selalu penuh. Pengunjung pun sebanyakan dari luar Batang, seperti dari Pekalongan, Kendal, Semarang, dan kota-kota lainnya.

“Malah ketika tahun baru kemarin, jalanan itu macet sampai berkilo-kilo meter, ya mereka semua penasaran mau ke sini, memang tempatnya bagus untuk berfoto, malah sering banget buat foto Prewedding,” imbuh Wahyu.

Bagi pengunjung yang akan berakhir pekan di Sikembang Park, maka harus mempersiapkan jaket serta kapasitas memory ponsel yang banyak, karena banyak spot berfoto yang menarik di sini. Ayo Berlibur!

(Apit Yulianto  / CN26)

Comments

comments