Senin , 26 Juni 2017

Home » Suara Kedu » Tak Dapat Melaut, Nelayan Pilih Perbaiki Jala yang Rusak

Tak Dapat Melaut, Nelayan Pilih Perbaiki Jala yang Rusak

20 Maret 2017 21:54 WIB Category: Suara Kedu Dikunjungi: kali A+ / A-
Gelombang pantai selatan pasang, para nelayan menyandakan kapal mereka ke tempat yang lebih aman. (suaramerdeka.com/Sugiarto)

Gelombang pantai selatan pasang, para nelayan menyandakan kapal mereka ke tempat yang lebih aman. (suaramerdeka.com/Sugiarto)

BANTUL, suaramerdeka.com – Sejumlah nelayan pantai selatan, terpaksa mengurungkan niatnya melaut. Karena tiba-tiba gelombang laut selatan, naik lebih dari lima meter. Selain gelombang naik, tiupan angin juga sangat kencang. Sehingga nelayan tidak berani melaut mencari ikan. Sebab kalau dipaksa sangat berbahaya bagi keselamatan jiwa mereka.

Sebagai gantinya para nelayan memilih menyelamatkan perahu ke tempat yang lebih aman, sambil menunggu ombak kembali normal. Selama menunggu mereka juga memperbaiki jala ikan yang kebetulan rusak, karena diombang-ambingkan ombak pantai selatan yang sudah sejak beberapa hari ini cukup besar.

“Sebelumnya gelombang pantai selatan naik cukup besar, tapi tidak sebesar hari ini. Baru mulai hari ini gelombang pasang cukup besar, sebelumnya gelombang pantai selatan memang cukup besar, tapi tidak sebesar hari ini” kata Dardi Nugroho, salah satu nelayan Pantai Depok, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Senin (20/3).

Dargon sapaan akrab Dardi Nugroho mengatakan, perubahan iklim mau pun ombak besar sudah biasa dialami nelayan. Namun gelombang pasang hari ini cukup tinggi, sehingga nelayan memilih tidak melaut.

“Sebenarnya kami sudah siap melaut, namun melihat gelombang tinggi seperti ini niat kami melaut terpaksa kami urungkan,” ujar Dargon yang juga pemilik rumah makan seafood Salsabila II.

Menurut dia, kondisi gelombang pantai selatan saat ini sulit diprediksi. Meski BMKG memberikan informasi, namun fakta di lapangan sangat berbeda. Contohnya, Senin (20/3) yang diprediksi gelombang landai dan tenang, tapi kenyataannya gelombang pantai selatan justru naik cukup besar.

“Saat ini kondisi gelombang tidak bisa diprediksi, meski BMKG memberikan informasi. Tapi kenyataannya berbeda dengan yang dilapangan,” tambahnya.

Melihat gelombang naik cukup tinggi, maka para nelayan pantai selatan memilih tidak melaut.

“Nanti kalau gelombang sudah kembali normal, baru kami akan melaut lagi,” jelasnya.
(Sugiarto/CN40/SM Network)

Tak Dapat Melaut, Nelayan Pilih Perbaiki Jala yang Rusak Reviewed by on . [caption id="attachment_982305" align="alignnone" width="400"] Gelombang pantai selatan pasang, para nelayan menyandakan kapal mereka ke tempat yang lebih aman. [caption id="attachment_982305" align="alignnone" width="400"] Gelombang pantai selatan pasang, para nelayan menyandakan kapal mereka ke tempat yang lebih aman. Rating: 0