Minggu , 23 April 2017

Home » Solo Metro » Sungai Krisak Disulap Jadi Arena Bermain

Sungai Krisak Disulap Jadi Arena Bermain

21 Maret 2017 5:15 WIB Category: Solo Metro Dikunjungi: kali A+ / A-
Anak-anak bermain air menggunakan ban di Sungai Krisak, Dusun Krisak Wetan, Desa Singodutan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, baru-baru ini. (SM/Dok)

Anak-anak bermain air menggunakan ban di Sungai Krisak, Dusun Krisak Wetan, Desa Singodutan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, baru-baru ini. (SM/Dok)

WONOGIRI, suaramerdeka.com – Banyak sungai yang terkesan kumuh dan kotor. Bahkan, sungai sering dijadikan tempat pembuangan sampah. Namun di tangan warga Desa Singodutan, sungai Krisak yang semula kumuh kini menjadi tempat bermain dan rekreasi favorit warga setempat.

BEBERAPA tahun lalu, penampilan Sungai Krisak di Dusun Krisak Wetan, Desa Singodutan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri sangat kotor dan kumuh. Pepohonan dan rumpun-rumpun bambu tumbuh tak beraturan di sepanjang sungai.

Untuk mengubah kondisi itu, sejak beberapa bulan lalu, warga setempat membentuk komunitas sungai Singo Tirto Asri. “Komunitas sungai diinisiasi oleh BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Wonogiri) dan pemerintah Desa Singodutan. Tujuannya untuk memperbaiki sungai yang sebelumnya memprihatinkan,” kata Sarto (35), ketua komunitas sungai Singo Tirto Asri, Senin (20/3).

Warga memulai aksi dengan bekerja bakti membersihkan pepohonan dan rumpun bambu di tepian sungai yang menghambat aliran air. “Kami juga bersinergi dengan PKK agar ikut menyosialisasikan larangan membuang sampah ke sungai. Cara itu sangat efektif,” ujarnya.

Setelah komunitas sungai melancarkan gerakannya, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo juga ikut menormalisasi Sungai Krisak. Mereka mengeruk endapan yang menjadi penghalau jalannya air. Sungai pun menjadi bersih dan rapi.

Untuk memulihkan ekosistem, ribuan benih ikan ditebar di Sungai Krisak. “Dulu, orang tidak suka ke sungai karena bau, penuh bambu, dan banyak sampah. Sekarang, setiap hari banyak orang yang datang. Dari pagi sampai malam ada saja yang memancing,” katanya.

Mereka kemudian mempunyai ide untuk menciptakan arena bermain di sungai. Warga menyediakan ban agar anak-anak bisa bermain air. “Kami ingin membuat sungai sebagai tempat outbound anak-anak PAUD,” terangnya.

Ke depan, mereka ingin agar sungai menjadi tempat rekreasi favorit warga setempat. “Kami mempunyai konsep untuk menjadikan sungai sebagai tempat hiburan yang menyenangkan. Kalau itu terwujud, bisa jadi toko-toko tidak hanya menghadap ke jalan, tetapi juga menghadap ke sungai,” imbuhnya.

Pihaknya juga berencana memperingati Hari Air Sedunia pada 26 Maret mendatang. Mereka akan menyelenggarakan lomba menangkap ikan lele dan gebuk guling di sungai. “Kami berencana mengundang Bupati,” katanya.

(Khalid Yogi/ CN34/ SM Network)

Sungai Krisak Disulap Jadi Arena Bermain Reviewed by on . [caption id="attachment_982796" align="alignnone" width="321"] Anak-anak bermain air menggunakan ban di Sungai Krisak, Dusun Krisak Wetan, Desa Singodutan, Keca [caption id="attachment_982796" align="alignnone" width="321"] Anak-anak bermain air menggunakan ban di Sungai Krisak, Dusun Krisak Wetan, Desa Singodutan, Keca Rating: 0