Selasa , 27 Juni 2017

Home » Solo Metro » Status Siaga Banjir Diperpanjang

Status Siaga Banjir Diperpanjang

19 Februari 2017 21:48 WIB Category: Solo Metro Dikunjungi: kali A+ / A-
PENANDA BANJIR: Seorang melihat alarm penanda banjir yang dipasang di bantaran Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Minggu (19/2). (suaramerdeka.com/Asep Abdullah)

PENANDA BANJIR: Seorang melihat alarm penanda banjir yang dipasang di bantaran Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Minggu
(19/2). (suaramerdeka.com/Asep Abdullah)

SUKOHARJO, suaramerdeka.com – Status siaga banjir di Kabupaten Sukoharjo, diperpanjang. Karena ancaman banjir yang sudah beberapa kali menyasar sejumlah kecamatan, diperkirakan lebih panjang dari biasanya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo, Suprapto menjelaskan, status siaga banjir tidak hanya sampai berakhirnya puncak musim penghujan, Februari. Tapi lebih panjang hingga Maret mendatang.

Pasalnya, menurut dia, diperkirakan ancaman banjir tidak hanya sampai akhir Februari yang tinggal seminggu lebih. “Belum aman. Makanya siaga banjir sudah semestinya sampai akhir Maret mendatang. Jika benar-benar aman, baru kami cabut,” jelasnya, Minggu (19/2).

Suprapto menerangkan, menjelang berakhirnya puncak musim penghujan, pihaknya secara intensif berkoordinasi dengan Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ahmad Yani Jateng. Karena seminggu lebih ke depan, dikhawatirkan cuaca ekstrim akan terjadi. Apalagi ancaman banjir masih cukup tinggi di Kota Makmur.

“Bahkan cuaca beberapa tahun terakhir ini, sulit diprediksi. Jika musim hujan lebih panjang lagi, bisa saja siaga banjir melebihi Maret. Tapi kami lihat dulu,” terang dia.

Penjaga alarm banjir yang dipasang Jasa Tirta I Jateng di bantaran Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Siwi (40) mengungkapkan, kondisi debit Bengawan Solo belum stabil. Menurut dia, saat puncak musim penghujan dua bulan ini, sungai terpanjang di Pulau Jawa itu, sulit diprediksi. Namun dia memastikan alarm penanda banjir dalam kondisi prima.

“Baru saja dicek sama petugas. Beberapa kali debit meninggi, tetapi tidak sampai meluap ke desa kami. Hanya berbunyi saja,” kata dia.
(Asep Abdullah/CN40/SM Network)

Status Siaga Banjir Diperpanjang Reviewed by on . [caption id="attachment_948782" align="alignnone" width="400"] PENANDA BANJIR: Seorang melihat alarm penanda banjir yang dipasang di bantaran Desa Telukan, Keca [caption id="attachment_948782" align="alignnone" width="400"] PENANDA BANJIR: Seorang melihat alarm penanda banjir yang dipasang di bantaran Desa Telukan, Keca Rating: 0