Senin , 26 Juni 2017

Home » Suara Pantura » Stadion Hoegeng Diresmikan

Stadion Hoegeng Diresmikan

21 April 2017 23:30 WIB Category: Suara Pantura Dikunjungi: kali A+ / A-
MELEPASKAN BALON: Meriyati Roeslani, istri mantan Kapolri Hoegeng Imam Santoso bersama Wali Kota Achmad Alf Arslan Djunaid dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Pekalongan melepaskan balon saat meresmikan perubahan nama Stadion Kraton menjadi Stadion Hoegeng di halaman stadion tersebut, Jumat (21/4). (suaramerdeka.com/Isnawati)

MELEPASKAN BALON: Meriyati Roeslani, istri mantan Kapolri Hoegeng Imam Santoso bersama Wali Kota Achmad Alf Arslan Djunaid dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Pekalongan melepaskan balon saat meresmikan perubahan nama Stadion Kraton menjadi Stadion Hoegeng di halaman stadion tersebut, Jumat (21/4). (suaramerdeka.com/Isnawati)

PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Wali Kota Pekalongan Achmad Alf Arslan Djunaid meresmikan perubahan nama Stadion Kraton menjadi Stadion Hoegeng, Jumat (21/4). Peresmian dilaksanakan usai upacara peringatan Hari Kartini dan dihadiri oleh istri mantan Kapolri Hoegeng Imam Santoso, Meriyati Roeslani beserta keluarganya.

Hadir juga Wakapolda Jateng Brigjen Pol Drs. Indrajit dan kapolres se-eks Polwil Pekalongan. Peresmian diawali dengan menyanyikan bersama lagu Hymne Hoegeng, dilanjutkan dengan penyerahan buku Hoegeng dari Meriyati kepada generasi penerus. Setelah itu, penandatanganan prasasti dan diakhiri dengan pelepasan balon ke udara oleh Meriyati Hoegeng.

Cucu pertama Hoegeng, Krisnadi Ramajaya yang mewakili keluarga Hoegeng mengucapkan terima kasih yang terdalam kepada masyarakat Kota Pekalongan. “Saat ini saya susah untuk berkata-kata. Hanya rasa syukur syukur syukur dan terima kasih yang dalam untuk semua sedulur di Kota Pekalongan yang telah memberikan nama almarhum pada stadion ini,” terangnya.

Menurut dia, dengan peresmian Stadion Hoegeng, keluarga mempunyai tanggung jawab moral yang lebih besar. “Almarhum tidak meninggalkan harta, tetapi meninggalkan nama. Meninggalkan nama sangat berat untuk menjaganya. Saya berharap, stadion ini bisa memberikan kontribusi bagi lahirnya atlet-atlet dan tunas-tunas Kota Ppekalongan untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa,” harapnya.

Pada acara itu, Meriyati sempat menyanyikan lagu “Hamba Menyanyi” didampingi Reni, anak pertamanya yang lahir di Kelurahan Poncol, Kota Pekalongan. Wali Kota Achmad Alf Arslan Djunaid berharap masyarakat Kota Pekalongan meneladani sosok Hoegeng.

Sementara itu, Wakapolda mengatakan, Hoegeng tidak hanya sosok teladan dan panutan bagi polisi, tetapi juga masyarakat yang menjunjung tinggi kejujuran. “Hoegeng merupakan simbol polisi jujur. Kinerja dan perbuatannya menjadi contoh, inspirasi dan teladan,” terangnya.

Ia berharap, Hoegeng segera mendapatkan gelar sebagai pahlawan nasional. Sebelumnya, Ketua Majelis Perwalian Rakyat (Mapera) Kota Pekalongan Supriyadi menjelaskan, warga Kota Pekalongan sangat ingin Hoegeng ditetapkan sebagai pahlawan nasional. “Belum ada putra daerah yang jadi pahlawan nasional. Kami introspeksi dengan menggelar FGD. Dari 143 peserta yang hadir, suara yang terkumpul 215 persen. Mengapa demikian, karena peserta menyatakan sangat sangat setuju, berkeinginan nama Hoegeng diusung menjadi pahlawan nasional,” paparnya.

(Isnawati/CN38/SM Network)

Stadion Hoegeng Diresmikan Reviewed by on . [caption id="attachment_1017757" align="alignnone" width="400"] MELEPASKAN BALON: Meriyati Roeslani, istri mantan Kapolri Hoegeng Imam Santoso bersama Wali Kota [caption id="attachment_1017757" align="alignnone" width="400"] MELEPASKAN BALON: Meriyati Roeslani, istri mantan Kapolri Hoegeng Imam Santoso bersama Wali Kota Rating: 0