Foto: suaramerdeka.com/Heru Fajar

YZF-R25 Rafid Topan Terbaik di Race 2 Kejurnas Sport 250 cc

Foto: suaramerdeka.com/Heru Fajar

Foto: suaramerdeka.com/Heru Fajar

SENTUL, suaramerdeka.com – Putaran pertama IRS 2017 Sentul yang menghadirkan Kejurnas Sport 250 cc dan Kejurnas Sport 150 cc berakhir, Minggu (19/3). Hasil di race 2 membuktikan ketangguhan Yamaha YZF-R25 milik Rafid Topan yang membela tim Yamaha IRC KYT Cream-pie Syafina. Sedang posisi runner-up dan ketiga diraih Willy Hammer (Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin DID NGK Bahtera Racing) dan Imanuel Pratna (WR KYT RJL Team).

Jadi posisi pertama dan kedua kebalikan dari hasil di race pertama (1), sedang urutan ketiga sama dengan race awal. Ketiga petarung tersebut yang memang dominan dalam jalannya race 2 ataupun race 1 karena memisahkan diri dari rombongan lainnya. Untuk catatan waktu terbaik tetap dipegang pacuan YZF-R25 milik Willy Hammer di torehan 1 menit 45,450 detik yang ditorehkan pada lap ke-2 dari total menu 12 lap.

“Kita masih melakukan riset pengembangan sesuai dengan perubahan dalam regulasi Kejurnas Sport 250 cc. Banyak yang harus menyesuaikan dengan aturan magnet standar pabrik,” ucap Widya Krida Laksana, dari bengkel GDT Racing, mekanik Yamaha Bahtera Racing dan advisor teknis di Yamaha Syafina.

Pada sisi lain, jadual warm-up atau pemanasan pada Kejurnas Sport 250 mendapat masukan. Disebut terlalu dekat jarak antara warm-up dan race. Lebih baik, jika cukup waktu untuk berbagai persiapan. “Untuk kelas Kejurnas Sport 250 cc, idealnya ada perubahan schedule antara warm-up dan race jangan terlalu dekat,” saran Wahyu Rusmayadi, Divisi Motor Sport PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) yang hadir setia.

Menyangkut kompetisi di Kejurnas Sport 150 cc yang diikuti 40 starter kembali milik pebalap yang bergabung di tim anyar Yamaha di musim 2017 ini. Richard Taroreh (Yamaha Yamalube Jasti Putra NHK FDR 549 Kaboci) dan Gupita Kresna (Yamaha Yamalube PT. MJB Swallow Nissin KYT KYB DID) menjadi merebut podium juara dan runner-up dari race kedua Kejurnas Sport 150 cc.

Jadi ini mengulang hasil di race 2. Urutan ketiga juga dipegang pebalap tim baru Yamaha, yaitu Febrianus Balank (Yamaha Yamalube Aspira Premio FSCM WJ72 HDS Racing Team). Jalannya race 2 memang sempat terhenti (red-flag) karena terjadinya kecelakaan di lap ke-2 pada tikungan 3 dan 4.

“Saat start ulang, saya memilih bemain aman dahulu untuk menjaga daya tahan mesin. Jangan sampai overheat. Baru kemudian di 2 lap terakhir saya tekan dan berhasil juara,” tutur Richard Taroreh yang diback-up tuner Achos Lalang dan mencatat waktu terbaik 1 menit 50,824 detik. Pastinya, kedepan tim-tim Yamaha siap melanjutkan riset yang telah dilakukan selama ini.

Dengan adanya sajian 2 race menjadi potensi untuk pengujian riset dan melatih skill dan fisik rider lebih optimal. “Sajian 2 race dapat membuat stamina pembalap menjadi lebih baik, juga mekanik mendapatkan data lebih banyak dalam 2 race hingga langkah riset semakin maksimal,” tambah Wahyu Rusmayadi.

(Heru Fajar/CN39/SM Network)

Comments

comments