Foto: crash.net

Yamaha Masih Waspadai Sosok Marc Marquez

Foto: crash.net

Foto: crash.net

ROMA, suaramerdeka.com - Yamaha melalui sang bos, Lin Jarvis menuntut agar Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo terus memberikan kemenangan sampai akhir musim nanti. Jarvis menuntut hal tersebut lantaran masih ada sosok Marc Marquez yang masih perlu diwaspadai dari persaingan juara dunia.

“Di sinilah kita berada sekarang, tujuh balapan tersisa, kedua pebalap punya poin sama, dan sudah delapan balapan dimenangkan Yamaha. Targetnya kini adalah melanjutkan apa yang sudah kami lakukan, tapi kami tidak akan membuat kesalahan dengan berpikir Marc Marquez sudah keluar dari persaingan ini. Masih ada banyak poin tersisa, jika Marquez meraih sembilan poin lebih banyak di setiap balapan maka itu akan cukup untuknya,” sahut Jarvis dalam wawancaranya dengan situs resmi MotoGP.

Musim ini, Yamaha  total telah memenangi delapan dari 11 seri yang sudah digelar seiring kemenangan terakhir di GP Rep Ceska, yang didapat Lorenzo. Bahkan dominasi Yamaha terlihat dengan bercokolnya Rossi dan Lorenzo di puncak klasemen pebalap dengan poin sama 211.

Peluang duo Yamaha itu merebut gelar juara dunia sangat besar, dengan tinggal ada tujuh balapan tersisa di musim 2015 . Sementara Marquez, yang saat ini ketinggalan 52 poin, sudah banyak diprediksi akan kehilangan titelnya. Namun, Jarvis enggan menolak menyingkirkan Marquez dari persaingan juara dunia.

Karena secara statistik masih mungkin menyeruak ke posisi teratas, rider Honda itu masih sangat diwaspadai. Jarvis pede Yamaha masih akan melanjutkan dominasi di atas lintasan di tujuh balapan sisa musim ini. Beberapa sirkuit disebutnya merupakan favorit mereka, dan itu akan melebarkan peluang untuk terus menang.

“Kami harus terus menang, dan saya yakin kami bisa melakukannya. Kami punya beberapa sirkuit yang menguntungkan motor kami dan pebalap-pebalap kami. Jadi saya cukup yakin, tapi Anda selalu harus berhati-hati, karena di olahraga ini segala hal bisa terjadi,” lanjut dia.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments