Foto: suaramerdeka.com/ Heru Fajar

Yamaha Indonesia Cetak Progres Menjanjikan di ARRC

Foto: suaramerdeka.com/ Heru Fajar

Foto: suaramerdeka.com/ Heru Fajar

KUALA LUMPUR, suaramerdeka.com - Yamaha Indonesia tahun ini mulai ambil bagian di kelas Asia Sport Production 250 (AP 250) di seri Asia Road Racing Championship 2015. Seri perdana di sirkuit Sepang Malaysia pada 18-19 April kemarin menjadi unjuk kekuatan Yamaha Indonesia lewat 3 pembalap yang tergabung di tim bernama Yamaha Racing Factory Indonesia Team (YRFI).

Tiga pembalap di tim YRFI tersebut adalah Sigit PD, Galang Hendra dan Imanuel Pratna yang menggunakan Yamaha R25 sebagai tunggangan. Namun kekuatan Yamaha Indonesia tak hanya itu saja masih ada senjata lain yakni rider Yamaha yang tersebar di tim satelit Yamaha Indonesia yang juga ikut di ajang ARRC ini. Dengan bekal kekuatan yang merata serta kombinasi antara pembalap muda dan senior, Yamaha Indonesia mulai mengukur kekuatan di seri perdana dari total 6 seri yang akan di lalui.

Lewat pembinaan dari pembalap yang usianya masih di bawah 20 tahunan ini Yamaha Indonesia mencoba memberikan kesempatan buat rider muda untuk berprestasi. Kombinasi yang cukup unik terlihat dari gabungan 3 pembalap di tim YRFI. Di situ ada Sigit PD yang merupakan pembalap senior di Yamaha yang sekaligus memberikan dan mementori para pembalap muda seperti Galang Hendra maupun Imanuel Pratna.

“Perpaduan antara rider muda dan senior tentu akan membawa pengaruh positif buat rider ataupun tim. Rider muda bisa belajar banyak dari seniornya baik tentang urusan teknis, strategi ataupun mental. Hasilnya sudah mulai kelihatan di mana rider muda bisa konsisten untuk tetap fight hingga akhir race. Sayangnya justru saat Race Day Sigit PD terpaksa absen karena kecelakaan saat free practice,” kata M Abidin, GM Service dan Motorsport PT. YIMM.

Prospek cerah memang sudah menunggu Yamaha Indonesia di masa depan. Dua pembalap dari tim YRFI tampil sangat bagus dan cukup konsisten. Seperti yang diperlihatkan oleh Galang Hendra misalnya. Pembalap yang belum genap 16 tahun ini sangat bagus menjaga irama balapnya meskipun baru pertama kali berlaga di ajang internasional. Meski sempat demam panggung namun dari catatan waktu yang di peroleh Galang membuktikan jika dia sudah mampu bersaing dengan pembalap lain dari seluruh daratan Asia.

“Catatan waktu Galang memang menunjukkan jika dia adalah pembalap yang cepat. Galang mampu membukukan waktu tercepat 1.16.633 saat balapan, bandingkan dengan pembalap lain yang kebanyakan hanya di angka 1.17 detik. Mungkin karena umurnya yang masih muda dan baru pertama kali ikut ajang kompetisi internasional, Galang masih butuh adaptasi lagi. Hasil finish di 10 besar cukup memuaskan meskipun saya yakin dia mampu bercokol di 5 besar. Tapi kita tunggu perkembangan nanti di seri berikutnya saya yakin kalau di bisa bersaing di barisan terdepan,” tambah Abidin yang turut mengawal tim Yamaha Indonesia di Sepang.

Pada seri pertama ini para pembalap tim YRFI mampu bercokol di 10 besar. Imanuel Pratna finis di posisi 9 (start dari pos 20) dan Galang Hendra finish ke 10 (start pos 11). Selain dua pembalap pabrikan Yamaha yang menunjukan hasil bagus, progres menjanjikan juga di cetak oleh salah satu rider dari tim satelit Yamaha Indonesia. Dia adalah R. Fadhil yang tampil cukup mengejutkan dengan finish ke 7 di Race ke 2.

(Heru Fajar/ CN26/ SM Network)

Comments

comments