suaramerdeka.com/Arif M Iqbal

Wakil Indonesia Rontok di Turnamen Combiphar Tennis Open

suaramerdeka.com/Arif M Iqbal

suaramerdeka.com/Arif M Iqbal

JAKARTA, suaramerdeka.com – Tak satupun wakil Indonesia yang berhasil melaju pada turnamen pekan kedua Combiphar Tennis Open 2017. Christopher Rungkat yang digadang-gadang bisa tembus partai puncak, justru tersungkur pada babak kedua nomor tunggal.

Petenis langganan tim Piala Davis Indonesia tersebut, terpaksa mundur ketika laga berjalan dua set. Saat itu, posisinya sedang tertinggal dari lawan, Sebastian Fanselow (Jerman) 6-7(6), 0-3.

Christo yang menempati unggulan keenam ini mengaku staminanya belum stabil setelah melakukan perjalanan jauh dari Amerika Serikat, Selasa dini hari.

Di negara Paman Sam, petenis berperingkat 447 dunia itu mengikuti tiga turnamen. “Jam tubuh saya belum pulih sempurna, masih jetlag karena penerbangan panjang dari San Fransisco,” ujar Christo.

Di nomor ganda, Christo yang berpasangan dengan Justin Barki juga tersingkir. Mereka takluk dari duo Sebastian, yakni Sebastian Bader (Austria) dan Sebastian Fanselow (Jerman), 5-7, 4-6.

“Hasil ini memang memprihatinkan. Namun semoga kegagalan itu bisa membuka mata komunitas tenis di tanah air bahwa untuk menjadi petenis profesional dibutuhkan komitmen yang sungguh-sungguh. Harus mengubah mind-set dan punya goal yang jelas dari waktu ke waktu,” jelas Christo.

Nasib sama juga dialami David Agung Susanto/Sunu Wahyu Trijati. Pasangan Merah Putih tak bisa berbuat banyak di turnamen berhadiah total 45.000 dolar AS atau sekitar Rp 600 juta itu. David/Sunu ditundukkan unggulan teratas dari Amerika Serikat, Evan King/Nathan Pasha, 5-7 1-6.

(Arif M Iqbal/CN39/SM Network)

Comments

comments