PASSING: Atlet voli pantai putra Indonsia Ade Chandra Rachmawan (kiri) memberi passing kepada Koko Prasetyo (kanan) ketika bertemu pebola voli pantai Tiongkok pada perebutan medali perunggu Voli Pantai Putra Asian Games 2014 di Songdo Global University, Incheon, Korsel. (suaramerdeka.com/Gading Persada)

Voli Pantai DIY Bidik Emas PON Jabar

PASSING: Atlet voli pantai putra Indonsia Ade Chandra Rachmawan (kiri) memberi passing kepada Koko Prasetyo (kanan) ketika bertemu pebola voli pantai Tiongkok pada perebutan medali perunggu Voli Pantai Putra Asian Games 2014 di Songdo Global University, Incheon, Korsel. (suaramerdeka.com/Gading Persada)

PASSING: Atlet voli pantai putra Indonsia Ade Chandra Rachmawan (kiri) memberi passing kepada Koko Prasetyo (kanan) ketika bertemu pebola voli pantai Tiongkok pada perebutan medali perunggu Voli Pantai Putra Asian Games 2014 di Songdo Global University, Incheon, Korsel. (suaramerdeka.com/Gading Persada)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com – Tim voli pantai DIY membidik emas di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Jabar, 2016 mendatang. Pevoli pasangan Ade Candra Rahmawan dan Gilang Ramadhan menjadi andalan bagi voli pantai DIY untuk mendulang emas.

“Sama seperti target-target di kejurnas kali ini. Untuk PON dengan hasil yang ada, maka tim putra jelas masuk final kemudian emas menjadi target. Sementara untuk putri tetap di empat besar,” jelas pelatih tim voli pantai DIY, Danang Agus Yuniarto, Selasa (26/5).

Target emas yang dibebankan kepada pasangan Ade Candra dan Gilang Ramadhan tak terlepas dari hasil yang didapat duet tersebut saat turun pada Kejurnas Voli Pantai Indonesia Open seri II di Padang. Maju sebagai DIY 1.

Pada partai final Candra dan Gilang harus menghadapi tim Jatim 1 yang bermaterikan pemain Pelatnas Voli Pantai Indonesia. Kemenangan yang diraih harus melewati perjuangan panjang karena di set pertama mereka takluk 17-21. Namun untuk set kedua dan ketiga ketenangan dan pengalaman yang dimiliki atlet DIY terbukti dan mampu membalikkan keadaan sekaligus menang dengan skor 21-19 dan 15-10.

“Atas dasar itu maka pasangan ini kami gadang-gadang bisa menyumbangkan emas bagi DIY,” imbuh Danang.

Menurunkan 12 atlet baik putra-putri pada even yang berlangsung di Pantai Saigo, Painan, Padang, pekan lalu, Danang mengaku pasukannya masih memiliki sejumlah kelemahan. Sektor blocking untuk defence menjadi salah satu titik kelemahan yang harus dievaluasi. Bahkan akibatnya sistem pertahanan tim voli pantai DIY masih kalah jauh dibandingkan tim-tim lawan.

“Kalau dari sisi serangan sudah berjalan bagus. Tapi untuk block, defence masih garus diperbaiki lagi,” kata dia.

Evalusi untuk melakukan penguatan dari tim yang dimiliki disebutkannya akan dilakukan sebelum kembali berangkat ke Kejurnas seri III yang rencananya akan digelar di Kendari dalam waktu dekat ini.. Seperti halnya di Padang, untuk seri ketiga dengan materi yang dimiliki DIY memiliki target tim putri masuk empat besar.

“Sekali lagi untuk tim putra bisa masuk final dan merebut podium terbaik adalah target yang selalu ditetapkan,” tandas Danang.

(Gading Persada/CN39)

Comments

comments