Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

Voli Jateng Waspadai Faktor Nonteknis

Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

SEMARANG, suaramerdeka.com – Tim voli putra Jateng mewaspadai faktor nonteknis pada PON XIX Jabar 2016, September mendatang. Manajer tim voli Jateng AS Sukawijaya mengatakan, persaingan di Jabar nanti bakal ketat sehingga tak hanya faktor teknis saja du pertandingan. Pihaknya secara khusus akan mengawal tim Jateng pada PON XIX nanti.

”Untuk menghadapi itu, perlu kesiapan semua hal mulai dari teknik dan mental. Pemain terus digembleng dalam pemusatan latihan. Kami yakin, anak-anak sudah paham akan hal ini (faktor non-teknis) dan siap menghadapi kondisi apapun. Manajemen akan memberi pengawalan khusus,” tandas pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi saat meninjau pelatda voli Jateng di GOR UIN Walisongo Semarang, Rabu (22/6).

Yoyok optimistis, di ajang multicabang empat tahunan tersebut timnya mampu menjadi yang terbaik. Tim besutan M Hajid diisi pemain terbaik Jateng yang telah teruji di berbagai kompetisi voli  seperti Proliga dan Livoli. Menurut Ketua Komisi E DPRD Jateng itu, Jatim, Jabar, dan DKI Jakarta menjadi pesaing utama pada PON XIX nanti.

Pelatih tim putra Jateng M Hajid mengatakan, saat ini pemusatan latihan ada di bagian akhir tahapan persiapan khusus. Dia kini mempersiapkan tim memasuki tahapan pra-kompetisi. Pada pra-kompetisi nanti, pemainnya lebih banyak melakukan simulasi permainan. Jika memungkinkan, ada program <I>try out<P> satu atau dua kali.

”Kami menggenjot pemain sesuai dengan spesialisasinya. Misalkan, quciker lebih banyak berlatih melepaskan spike dengan cepat dan membantu pertahanan (blok). Untuk posisi open, harus seimbang antara penerimaan bola (recieve) dan spike,” jelas Hajid.

Melihat perkembangan selama pemusatan latihan, dia optimistis tim besutannya bisa bersaing di Jabar nanti. Yang diinginkannya adalah konsistensi dalam menjalani latihan. Semua berpulang pada semangat dan keinginan pemain untuk menang. ”Jika mereka bisa menjadi yang terbaik tentu banyak klub yang mengincar mereka. PON XIX nanti menjadi pembuktian mereka,” tandasnya.

(Krisnaji Satriawan / CN26)

Comments

comments