SPIKE: Pemain tim Vita Solo, Deni Saputri melepas pukulan spike saat menghadapi tim Gareno Madiun pada turnamen Kapolres Karanganyar Cup 2015 di GOR Mini Karanganyar, Minggu (25/10) malam. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

Vita Solo Pulangkan Gareno Madiun

SPIKE: Pemain tim Vita Solo, Deni Saputri melepas pukulan spike saat menghadapi tim Gareno Madiun pada turnamen Kapolres Karanganyar Cup 2015 di GOR Mini Karanganyar, Minggu (25/10) malam. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

SPIKE: Pemain tim Vita Solo, Deni Saputri melepas pukulan spike saat menghadapi tim Gareno Madiun pada turnamen Kapolres Karanganyar Cup 2015 di GOR Mini Karanganyar, Minggu (25/10) malam. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

KARANGANYAR, suaramerdeka.com – Tim voli putri Vita Solo memulangkan Gareno Madiun pada babak penyisihan turnamen Kapolres Karanganyar Cup 2015. Anak-anak skuad Kota Bengawan itu menang 3-0 (26-24, 25-23 dan 25-21) dalam pertarungan di GOR Mini Karanganyar, Minggu (25/10) malam.

Kendati menang, namun pelatih Vita Agus Suyanto tak puas atas performa awak timnya. “Mestinya, anak-anak dapat memenangi setiap set dengan selisih angka telak. Namun mereka tak bisa memaksimalkan kemampuan, karena sempat menyepelekan lawan,” ujar dia, Senin (26/10).

Susul-menyusul angka terjadi pada pertandingan yang disaksikan ratusan penonton tersebut. Beberapa kali kesalahan dilakukan Rika Yuniar dkk sejak awal. Problem defence, blok dan spike yang bisa dikembalikan lawan, membuat para pemain Madiun bersaing mengumpulkan poin. Bahkan skor pada set pertama sempat imbang 24-24, sebelum tim Vita menyudahi dengan kemenangan 26-24.

Situasi tersebut membuat Agus langsung merubah strategi. “Saya tambah pemain berkarakter menyerang yang membuat lawan tertekan, sehingga perburuan poin lebih lancar,” tutur dia.

Lawan Cukup Bagus

Pada set kedua permainan tim Vita semakin mengapung, meski kesalahan-kesalahan sendiri sering terjadi. Lebih-lebih kepercayaan diri Gareno Madiun semakin meningkat, setelah mereka hanya berselisih dua poin kalah pada set pertama. Hanya saja, tim Madiun tak mampu merebut kemenangan hingga tiga set berlalu.

“Meski banyak dihuni pemain muda, tetapi defence lawan cukup bagus. Beberapa kali spike keras bisa mereka kembalikan dengan baik. Tetapi jika anak anak mau serius berlaga sejak awal, kami dapat kemenangan lebih telak,” ujar Agus.

Atas kemenangan itu, tim putri Vita melaju ke fase empat besar. Rika cs akan bertemu dengan tim UTP atau Ganefo Bantul yang bertanding di arena yang sama, semalam.

“Kami dijadwalkan kembali tertanding di babak semifinal, Rabu (28/10) malam,” kata sang pelatih Turnamen yang mulai digelar sejak Jumat (23/10) lalu itu diikuti delapan tim putra dan delapan putri. Vita tak menurunkan tim putra pada ajang tersebut.

(Setyo Wiyono/CN39/SM Network)

Comments

comments