ASAH SPIKE: Sejumlah atlet tim putri Vita Solo mengasah pukulan spike dalam latihan di GOR Manahan, Senin (31/10). Mereka bersiap menghadapi Livoli Divisi I di Ungaran, akhir pekan nanti. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

Vita Hadapi Tantangan Tuan Rumah Ivokas

ASAH SPIKE: Sejumlah atlet tim putri Vita Solo mengasah pukulan spike dalam latihan di GOR Manahan, Senin (31/10). Mereka bersiap menghadapi Livoli Divisi I di Ungaran, akhir pekan nanti. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

ASAH SPIKE: Sejumlah atlet tim putri Vita Solo mengasah pukulan spike dalam latihan di GOR Manahan. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka.com – Tim putri Vita Solo ditantang tuan rumah Ivokas Kabupaten Semarang dalam duel silang play off Kejurnas Bola Voli Livoli Divisi I di GOR Wujil Ungaran, Jumat (11/11). Pertarungan runner up pul Q dan Ivokas di peringkat tiga pul P itu guna menentukan tim yang maju ke babak semifinal.

Partai lain play off mempertemukan Vini Vidi Vici Jakarta (peringkat tiga pul Q) dengan Bintang Blitar yang menjadi runner up pul P. Sementara juara masing-masing grup, Popsivo Polwan (Q) dan JWS Sulut (P), sesuai regulasi otomatis langsung mendapat tiket semifinal.

“Anak-anak tetap siap tempur untuk merebut tiket lain ke semifinal. Kami telah bertekad terus melaju,” tandas asisten pelatih Vita, Sutrisno.

Trainer Vita, BMR ‘’Olga’’ Ardhiansyah mengungkapkan, berdasarkan catatannya selama ini timnya selalu unggul dari skuad Kabupaten Semarang dalam berbagai pertemuan. Namun pihaknya tidak memandang remeh Ivokas pada ajang kejurnas level dua bola voli Tanah Air itu.

“Sebagai tuan rumah, tentu Ivokas tak ingin malu di depan publik sendiri. Dukungan masyarakat setempat tentu membuat motivasi mereka meningkat,” ujar Olga.

Vita yang diracik pelatih Agus Suyanto menjadi runnur up pul Q setelah memenangi empat pertandingan dengan mengemas sebelas poin. Terakhir, Rika Yuniar Tita Hapsari dkk menang 3-2 ( atas Dinas Pengairan Bondowoso, Kamis (10/11) malam. Satu-satunya kekalahan tim Kota Bengawan itu dialaminya dari Popsivo Polwan pada duel pertama.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments