BERLATIH: Para pemain tim putri Vita Solo berlatih di GOR Manahan, Rabu (2/11). Mereka bersiap menghadapi Livoli Divisi I di Ungaran, mulai Minggu (6/11) mendatang. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

Vita Buru Tiket Divisi Utama ke Ungaran

BERLATIH: Para pemain tim putri Vita Solo berlatih di GOR Manahan, Rabu (2/11). Mereka bersiap menghadapi Livoli Divisi I di Ungaran, mulai Minggu (6/11) mendatang. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

BERLATIH: Para pemain tim putri Vita Solo berlatih di GOR Manahan, Rabu (2/11). Mereka bersiap menghadapi Livoli Divisi I di Ungaran, mulai Minggu (6/11) mendatang. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka.com – Klub amatir Vita Solo bertekad kembali memasukkan tim putrinya ke jenjang teratas kancah bola voli Indonesia. Tim yang bermarkas di kawasan Penumping itu bakal memburu tiket promosi menuju Divisi Utama pada Kejurnas Livoli Divisi I di Ungaran, Kabupaten Semarang, mulai Minggu (6/10) hingga sepekan berikutnya.

‘’Anak-anak bertekad menembus babak final, sehingga bisa promosi ke Divisi Utama musim depan. Kami ingin mengulang prestasi seperti pada Livoli Divisi I 2014,’’ kata pelatih tim putri Vita, Agus Suyanto di sela-sela memimpin latihan timnya di GOR Manahan Solo, Rabu (2/11).

Pada dua musim silam, para pebola voli putri Kota Bengawan itu menjadi runner up Livoli Divisi I yang digelar di GOR Tawangalun, Banyuwangi (Jatim). Rika Yuniar Tita Hapsari dkk kalah 0-3 dari tuan rumah Putri Banyuwangi. Namun hasil itu cukup membuat Vita naik kasta ke Divisi Utama.

Namun pada pertarungan di level Divisi Utama yang digelar di Bandung, medio November 2015, skuad Kota Bengawan tak mampu bertahan. Dalam ketatnya persaingan 12 tim putri yang tampil, akhirnya Vita harus terdegradasi lagi ke Divisi I.

Masih Buta

Agus menegaskan, awak timnya yang sebagian di antaranya masih diperkuat para pemain lama akan berjuang keras agar dapat kembali ke Divisi Utama. ‘’Anak-anak sudah siap, meski kami kehilangan seorang spiker Agfarida Desy yang ditarik kesatuannya untuk memperkuat Popsivo,’’ tuturnya.

Mengenai peta persaingan dalam pertarungan di GOR Wujil Ungaran, mantan pelatih tim putri Jateng dalam Pra-PON lalu itu juga mengaku masih buta. Pihaknya belum mengetahui, siapa saja yang menjadi kontestan pada Livoli Divisi I 2016.

‘’Tim-tim asal Jateng saja, kami belum tahu. Setahu kami, mungkin Ivokas Kabupaten Semarang akan ikuti karena merupakan tuan rumah. Yang jelas, saya dan teman-teman fokus persiapan tim sendiri,’’ tambah Rika Yuniar yang dipercaya sebagai kapten tim putri Vita Solo.

Dua belas pemain disiapkan untuk memperkuat skuad Kota Bengawan. Mereka merupakan perpaduan atlet-atlet muda dan senior yang bakal berupaya maksimal merebut satu dari dua tiket promosi ke Divisi Utama.

(Setyo Wiyono/CN39/SM Network)

Comments

comments