BERLATIH: Para pemain tim putri Vita Solo berlatih di GOR Manahan, Rabu (2/11). Mereka bersiap menghadapi Livoli Divisi I di Ungaran, mulai Minggu (6/11) mendatang. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

Vita Berambisi Pecundangi Vini Vidi Vici

BERLATIH: Para pemain tim putri Vita Solo berlatih di GOR Manahan, Rabu (2/11). Mereka bersiap menghadapi Livoli Divisi I di Ungaran, mulai Minggu (6/11) mendatang. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

BERLATIH: Para pemain tim putri Vita Solo berlatih di GOR Manahan, Rabu (2/11). Mereka bersiap menghadapi Livoli Divisi I di Ungaran, mulai Minggu (6/11) mendatang. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka.com -  Tim voli putri Vita Solo bertekad meneruskan tren positif dalam pengumpulan poin di ajang Kejurnas Bola Voli Livoli Divisi I 2016. Kemenangan 3-0 atas Putri Banyuwangi pada laga kedua (7/11), membuat skuad Kota Bengawan itu terpacu untuk selalu menundukkan rival pada pertandingan-pertandingan berikutnya di GOR Wujil Ungaran.

Anak-anak Solo pun berambisi mempecundangi Vini Vidi Vici atau V3 yang menantangnya bertarung, Selasa (8/11) sore. ”Saya belum mengetahui kekuatan tim asal Jakarta tersebut. Tapi anak-anak sudah bertekad mengulang sukses laga sebelumnya. Kami memang harus terus mengemas poin agar lolos dari fase penyisihan pul Q,” kata pelatih Vita Agus Suyanto.

Dominasi atas tim Banyuwangi memang menjadi momentum tersendiri bagi klub amatir yang bermarkas di kawasan Penumping Solo itu. Sebab, kedua tim tersebut sama-sama pernah promosi ke Divisi Utama, kendati kemudian bersamaan terdegradasi lagi ke Divisi I.

Ketika bertemu pada Livoli Divisi I di Banyuwangi 2014, Vita juga tak pernah menang dari Putri Banyuwangi. Di sisi lain, pada pertandingan Senin (7/11) lalu, toser utama Rika Yuniar Tita Hapsari kembali turun lapangan.

Sehari sebelumnya, cewek yang juga kapten tim Vita itu absen karena cedera engkel. Hal tersebut cukup berpengaruh terhadap kekalahan tim Solo dari Popsivo Polwan, 0-3 dalam pertarungan pertama, Minggu (6/11).

”Saat ini, kepercayaan diri anak-anak kembali berlipat. Mereka bertekad meraih satu dari tiga tiket di pul Q untuk lolos ke fase knock out,” tandas Agus Suyanto.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments