Foto: crash.net

Vinales Disarankan untuk Tetap Bertahan di Suzuki

Foto: crash.net

Foto: crash.net

JEREZ, suaramerdeka.com - Eks pebalap Suzuki Kevin Schwantz menyarankan Maverick Vinales untuk bertahan saja di timnya untuk saat ini. Dia memang tengah disebut-sebut sebagai pengganti Jorge Lorenzo di Yamaha.

“Kalau saya dalam posisi Maverick, mencoba membuat sebuah keputusan bisnis yang pintar, sebuah keputusan karier yang pintar, maka saya akan bertahan di Suzuki,” kata Schwantz kepada Motorsport.

Lorenzo sendiri seperti diketahui bakal pindah ke Ducati musim depan, dan Yamaha dilaporkan menjadikan Vinales sebagai incara utama, kendati nama rider Repsol Honda Dani Pedrosa belakangan juga dikait-kaitkan.

“Saya akan berpikir ‘kalau saya bisa berada di posisi start yang sedikit lebih baik dan menjalani start balapan lebih baik, saya bisa menang. Saya bisa saja balapan di posisi depan di setiap balapan sejauh ini’. Hal termudah untuk dilakukan adalah melihat di mana dia start dan dia mana dia finis di Le Mans, kemarin,” sambung mantan juara dunia 500cc pada 1993 ini.

Di akhir pekan lalu, Vinales berhasil mengakhiri puasa podium Suzuki sejak 2008 setelah finis ketiga di Le Mans, Prancis. Seusai balapan, pebalap Spanyol ini menyatakan akan segera memutuskan masa depannya.

“Kalau bukan karena dia menjalani start yang buruk, Maverick bisa saja melakukan apa yang dilakukan [Valentino] Rossi dengan memulai balapan dari belakang, lalu menyaingi [Andrea] Dovizioso dan [Marc] Marquez, bahkan sebelum mereka jatuh. Kecepatan Maverick di tengah-tengah balapan sama persis dengan Rossi.”

Schwantz menambahkan, Vinales sebaiknya juga mempertimbangkan faktor motor GSX-RR yang semakin mumpuni. Menurut pria 51 tahun yang selama berkarier di balap motor hanya membela Suzuki itu, Vinales akan mampu bertaji di musim ini.

“Saya sempat menghabiskan waktu cukup lama dengan teknisi Yamaha sebelum balapan di Austin. Saya tanya kepada mereka apa yang Rossi pikirkan tentang Suzuki. Mereka bilang Rossi berpikir bahwa di tangan yang tepat, Suzuki punya motor yang bisa memenangi balapan. Jelas untuk sekarang motor Ducati adalah yang paling kuat. Tapi kalau Anda lihat di Qatar dan Argentina tahun ini, kecepatan Suzuki di trek lurus hampir identik dengan Yamaha,” tandasnya.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments