Foto: AP Photo

Villeneuve: Alonso Terlalu Banyak Bicara ke Khalayak

Foto: AP Photo

Foto: AP Photo

QUEBEC CITY, suaramerdeka.com – Mantan pembalap F1, Jacques Villeneuve menilai, Fernando Alonso terlalu banyak bicara ke khalayak publik melalui media sosial, terutama semenjak Ferrari acap terpuruk dan gagal kompetitif dengan tim-tim rival.

“Dia datang ke Ferrari untuk menang. Tapi ketika segalanya tak berjalan lancar, dia tak menempatkan dirinya sebagai anggota Ferrari. Hal yang sama sempat terjadi pada pengalaman pertamanya bersama McLaren dulu,” papar Villeneuve, kepada Autoweek.

Villenueve menyebut, bisa jadi itu merupakan salah satu alasan tim Kuda Jingkrak itu rela melepas pebalap asal Spanyol itu. Alonso pun merasa lebih bebas setelah kembali ke bekas timnya, McLaren.

“Menurut saya, dia pembalap F1 terbaik ketika sudah menutup kaca helmnya. Tapi di luar lintasan, dia tak bekerja untuk tim, tapi untuk dirinya sendiri,” ketus eks-pembalap Williams, Honda dan Renault itu.

Sikap Alonso yang  seolah mengobral pernyataan ini-itu tentang kekurangan dan kelemahan Ferrari berbanding terbalik dengan rekan setimnya, Kimi Räikkönen yang jarang terbuka pada pers – apalagi di media sosial.

“Dia menggunakan internet dan twitter buat keuntungannya sendiri dan tim-tim top tak menyukai itu, terutama Ferrari yang selalu melindungi para pembalapnya, bahkan ketika segalanya tak berjalan baik. Lihat saja Kimi yang mengatakan bahwa – tak seperti Red Bull, Ferrari sudah seperti keluarga buatnya,” imbuhnya.

Bicara soal Alonso yang comeback ke McLaren, Villeneuve juga merasa dua kali jawara F1 itu akan serta-merta langsung bisa kembali digdaya seperti dulu. Dengan mesin Mercedes di musim 2014 saja mereka masih sulit bersaing.

“McLaren punya mesin terbaik tahun ini (Mercedes), tapi mereka tertinggal dari Williams dan kadang dari Force India, dua tim dengan dana setengah dari McLaren. Jelas, ada masalah di tim mereka,” tuntasnya.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments