Foto: crash.net

Verstappen Tak Percaya dengan Pencapaiannya di GP Spanyol

Foto: crash.net

Foto: crash.net

BARCELONA, suaramerdeka.com – Max Verstappen mengaku tak percaya sudah menjadi pebalap termuda yang bisa memenangi sebuah balapan F1. Menurutnya hal ini merupakan hal yang luar biasa dan amat sulit untuk dipercaya.

“Ini luar biasa. Balapan ini seperti balap ketahanan buat saya, terutama di lima putaran terakhir. Saya tidak percaya kalau saya sedang memimpin balapan dan hari ini semuanya berjalan dengan lancar,” ujar Verstappen seperti dilansir Crash setelah balapan.

Pada balapan GP Spanyol yang berlangsung di Sirkuit Catalunya, Barcelona, pebalap 18 tahun itu, tampil sebagai juara. Pebalap asal Belanda itu unggul 0,616 detik atas pebalap yang lebih senior dan matang, Kimi Raikkonen.

Yang lebih spesial, Verstappen menjadi juara pada balapan perdananya bersama Red Bull. Sebelumnya, ia bertukar tempat dengan Daniil Kvyat, yang kini “turun” membela Toro Rosso. Rekan satu tim Verstappen di Red Bull, Daniel Ricciardo, finis di urutan keempat.

“Saya bisa mempertahankan ban dan saya pikir, kami sudah menerapkan strategi terbaik. Sulit untuk dipercaya –saya tidak bisa mempercayainya,” ucap pebalap kelahiran 30 September 1997 ini.

Kemenangan Verstappen tak lepas dari pemilihan strategi ban. Setelah merasa tidak nyaman dengan ban soft, ia dan timnya kemudian memutuskan untuk mengganti ke ban medium.

“Saya pikir, dengan ban soft di stint pertama, saya bisa tampil cukup bagus, apalagi setelah dua mobil Mercedes crash. Saya sedikit kehilangan kendali setelahnya dan kami memutuskan untuk mengganti ke ban medium. Dari sana, mobil saya terasa amat nyaman. Saya tinggal menjaga kecepatan saya setelahnya, juga ban saya, dan saya berhasil mempertahankannya dengan baik,” kata Verstappen.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments