BERI PENJELASAN: Pengurus UTI Pro Jateng Risna Bone saat memberikan penjelasan tentang standar dan prosedur ujian kenaikan tingkat di Candiview Hotel Semarang. (suaramerdeka.com/Royce Wijaya)

UTI Pro Susun Kalender Kejuaraan Taekwondo

BERI PENJELASAN: Pengurus UTI Pro Jateng Risna Bone saat memberikan penjelasan tentang standar dan prosedur ujian kenaikan tingkat di Candiview Hotel Semarang. (suaramerdeka.com/Royce Wijaya)

BERI PENJELASAN: Pengurus UTI Pro Jateng Risna Bone saat memberikan penjelasan tentang standar dan prosedur ujian kenaikan tingkat di Candiview Hotel Semarang. (suaramerdeka.com/Royce Wijaya)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Universal Taekwondo Indonesia Profesional (UTI Pro) Jateng tahun ini mengagendakan kejuaraan taekwondo tingkat kabupaten/kota, provinsi, maupun nasional.

Baik pengurus UTI Pro Jateng maupun daerah, kini sudah mulai menyusun kalender kejuaraan taekwondo untuk mencari bibit-bibit atlet, serta mengangkat prestasi pemain kategori pemula hingga senior. Kejuaraan ini dibuat disela-sela rapat kerja daerah (Rakerda) UTI Pro Jateng di Candiview Hotel Semarang, Minggu (19/3).

“Rapat kerja ini menampung usulan program kerja pengurus cabang UTI Pro kabupaten/kota maupun Provinsi Jateng. Di kalender satu tahun nantinya akan ada kejuaraan tingkat daerah, provinsi, maupun nasional yang telah diusulkan,” kata Ketua Panitia Rakerda UTI Pro Jateng Agung Tri Wibawa.

Adapun, pengurus cabang UTI Pro yang hadir, dari Kota Semarang, Magelang, Kabupaten Semarang, Kendal, Jepara, dan Pekalongan. Program kerja ini menjadi salah satu agenda pengurus UTI Pro Jateng dibawah kepemimpinan Theodorus Yoseph Parera.

Pengurus UTI Pro Jateng Rahmat menegaskan, kejuaraan taekwondo yang digelar mulai dari kategori SD, SMP, SMA, dan senior. Melalui rakerda, waktu pelaksanaan kejuaraan bisa diatur sehingga tidak saling berbenturan agendanya satu sama lain.

Paling awal akan digelar kejuaraan GTC Cup II tingkat pemula di gedung Akademi Teknik Perkapalan (ATP) Veteran pada 7 Mei mendatang. Kejuaraan yang digelar GTC Banyumanik itu memperebutkan piala direktur Akademi Teknik Perkapalan (ATP) Veteran.

“Ajang ini menjadi salah satu program jangka pendek UTI Pro,” jelas Rahmat, peraih medali emas cabang taekwondo pada PON di Kalimantan Timur.

Untuk program jangka panjangnya, akan disiapkan diklat pelatih. Hingga kini, UTI Pro memiliki enam wasit nasional, dan delapan wasit provinsi. Selain program kerja, turut dibahas dalam rapat itu advokasi hukum bagi atlet. Sebab, kenyataan dilapangan, masih terjadi diskriminasi atlet UTI Pro saat mengikuti kejuaran.

(Royce Wijaya/CN39/SM Network)

Comments

comments