Foto: suaramerdeka.com / dok

Usai Emas ISG, Eko Diharapkan Raih Emas SEA Games 2017

Foto: suaramerdeka.com / dok

Foto: suaramerdeka.com / dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan diharapkan tak berpuas diri usai mempersembahkan medali emas pada ajang Islamic Solidarity Games (ISG) 2017 di Baku, Azerbaijan. Sebab, Eko masih akan menghadapi SEA Games 2017 di Malaysia, Agustus mendatang.

“Eko masih terbaik di ISG. Mudah-mudahan Eko mampu mempertahankan medali emas yang menjadi target pada SEA Games Malaysia 2017,” kata Direktur Program Kepelatihan Performa Tinggi Lomba 1 Satlak Prima, Hadi Wihardja melalui rilis, Senin (15/5).

Eko memang masih menjadi andalan Indonesia pada berbagai kejuaraan internasional. Tenaganya selalu diharapkan bisa menyumbang medali untuk Merah Putih. Pada ISG edisi ke-IV ini, Eko tampil di kelas 62 kg. Lifter asal Lampung tersebut berhasil membuat total angkatan 290 kg (snatch 140 kg, clean and jerk 150 kg).

Medali perak kelas ini direbut Saad Ahmed dari Mesir dengan total angkatan 275kg (Snatch 123 kg, Clean and Jerk 153 kg) dan perunggu diraih Asulami (Arab Saudi) dengan total angkatan 266 kg (Snatch 120 kg, Clean and Jerk 146 kg). Bagi Eko ini merupakan emas keduanya di ISG. Sebelumnya, atlet pelatnas ini juga meraih emas pada ISG di Palembang 2013. Selain Eko, Surahmat Wijoyo dan Sri Wahyuni juga mempersembahkan medali emas.

Keberhasilan cabang angkat besi yang telah merebut tiga emas dan tiga perak mendapat perhatian Ketua Umum PB PABBSI, Rosan P Roeslani. Bahkan, dia berjanji akan memberikan apresiasi bagi lifter yang berprestasi pada pesta olahraga empat tahunan negara Islam tersebut.

“Kami bersyukur atas pencapaian target tiga emas dan tiga perak di ISG. Tentunya ini hasil pembinaan yang panjang dan tidak secara instan. Saya berharap hasil yang dicapai di ISG ini bisa dilanjutkan pada SEA Games Malaysia 2017 dan Asian Games di Jakarta-Palembang 2018,” katanya.

(Arif M Iqbal / CN26)

Comments

comments