Foto: crash.net

Upaya Banding Yamaha Kabarnya Mendapat Penolakan

Foto: crash.net

Foto: crash.net

SEPANG, suaramerdeka.com - Upaya banding Yamaha terhadap sanksi yang diterima Valentino Rossi usai balapan di Sepang, kabarnya mendapat penolakan. Keputusan itu akan tetap dihormati Yamaha, meski sebenarnya mereka kurang puas.

“Sayang sekali melihat kejuaraan indah kali ini, yang mestinya menghadirkan salah satu pertarungan paling menarik antara dua rider Yamaha, dipengaruhi dan nyaris buyar oleh rider lain,” kata Direktur Tim Yamaha MotoGP Massimo Meregalli di MCN.

Rossi diganjar tiga poin penalti oleh Race Direction MotoGP karena dinilai melanggar dalam sebuah persaingan yang membuat rider Repsol Honda Marc Marquez crash dalam balapan Minggu (25/10) kemarin.

Satu poin hukuman lain sudah didapat Rossi musim ini sehingga membuat poin penalti terhadapnya kini berjumlah empat. Sesuai aturan MotoGP saat ini hal itu membuat dirinya harus memulai balapan berikutnya, seri pamungkas di Valencia, dari posisi terakhir.

“Kami harusnya ada hari ini untuk membahas performa luar basa Jorge di atas lintasan dan posisi keduanya, selain juga pertarungan menarik lainnya yang dihadirkan rider-rider top, tapi sayangnya tidak demikian,” katanya.

Kubu Yamaha kemudian sudah mengajukan banding terhadap keputusan Race Direction terhadap Rossi tersebut. Tetapi kabar terakhir yang mereka dapat adalah upaya banding itu telah ditolak.

“Kami sudah mengajukan banding kepada steward FIM terhadap penalti dari Race Direction karena walaupun kami menghormati keputusan mereka, kami merasa penalti tiga poin terlampau berat. Setelah itu kami mendengar bahwa banding itu telah ditolak. Kami menghormati keputusan akhirnya,” beber Meregalli.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments