SELEBRASI: Awak tim putri dan jajaran pelatih Vita Solo melakukan selebrasi usai memastikan tiket promosi ke Divisi Utama, pada Livoli di GOR Wujil Ungaran, akhir pekan lalu. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

Tujuh Pebola Voli Porprov Tertempa

SELEBRASI: Awak tim putri dan jajaran pelatih Vita Solo melakukan selebrasi usai memastikan tiket promosi ke Divisi Utama, pada Livoli di GOR Wujil Ungaran, akhir pekan lalu. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

SELEBRASI: Awak tim putri dan jajaran pelatih Vita Solo melakukan selebrasi usai memastikan tiket promosi ke Divisi Utama, pada Livoli di GOR Wujil Ungaran, akhir pekan lalu. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka.com – Tujuh pebola voli putri dalam kerangka tim putri Solo proyeksi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2018, mulai tertempa. Kendati belum seluruh atlet putri itu menjadi tulang punggung, tetapi mereka telah punya pengalaman pada ajang Kejurnas Bola Voli Amatir Livoli Divisi I di GOR Wujil Ungaran, 6-13 November lalu.

‘’Secara keseluruhan, mereka ada peningkatan meski belum maksimal. Tapi paling tidak anak-anak bisa menimba ilmu dari kerasnya persaingan di level nasional, hingga bisa turut membawa Vita berpromosi ke Divisi Utama musim depan,’’ kata pelatih Vita, Agus Suyanto, Rabu (16/11).

Ke tujuh atlet dalam kerangka Porprov Solo itu adalah Ersandrina Devega ‘’Caca’’ Salsabila, Tias Maharani, Cikal Arum Sekar Sari, Winda Ayu Aryadi, Natalia Putri Krisdianti, Agreztasya Putri dan Hanifah Tri Juwita. Mereka secara bergantian pernah diturunkan dalam beberapa partai di ajang Livoli Divisi I, pekan lalu.

‘’Anak-anak proyeksi Porprov itu terutama banyak turun dalam rotasi, saat tim kami menghadapi skuad Dinas Pengairan Bondowoso pada laga terakhir penyisihan pul Q,’’ tutur Agus, arsitek tim Vita yang juga guru SMAN 1 Surakarta.

Semakin Padu

Kapten tim Rika Yuniar Tita Hapsari menyebut, para atlet yang lebih muda itu semakin padu dalam kombinasi dengan para seniornya. Namun toser yang pernah memperkuat tim Jakarta Electric PLN dan Jakarta BNI 46 di ajang Proliga itu mengakui, masih butuh lebih banyak jam terbang bagi para yuniornya.

‘’Tapi masih ada waktu untuk menghadapi Porprov. Saya yakin, jajaran pelatih sudah mempersiapkan segala rencana guna meningkatkan kemampuan,’’ ujar Rika yang turut membawa tim voli putri Solo sebagai juara pada Porprov 2013 itu.

Agus mengungkapkan, para atlet tersebut bakal ditempa secara lebih intensif sejak awal. Tak hanya mereka yang akan memperkuat tim Kota Bengawan proyeksi Porprov, namun juga atlet senior yang membawa Vita promosi ke Divisi Utama.

‘’Semua akan ditempa agar lebih matang, baik dari segi teknik maupun fisik. Sebab, tim ini juga harus menghadapi Livoli Divisi Utama musim depan yang pertarungannya jauh lebih sengit dibanding Divisi I,’’ tandas pria yang juga Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Pengkot Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Surakarta itu.

(Setyo Wiyono/CN39/SM Network)

Comments

comments