Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

Tomang Sakti Redam Sahabat

Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

SEMARANG, suaramerdeka.com – Sahabat gagal memaksimalkan laga pertamanya di seri IV Women’s National Basketball League (WNBL). Bertanding di kandang sendiri, GOR Sahabat, semalam, Natasha Debby dkk  menyerah dari Tomang Sakti Jakarta (TSJ) dengan 53-71.

Torehan double-double Yuni Anggraeni (13 rebound dan 16 poin) dan Natasha Debby (12 rebound dan 13 poin) tak bisa menyelamatkan timnya dari kekalahan. Sementara di kubu TSJ, double-double Agustin Elya Gradita Retong (12 rebound dan 14 poin) dan Jacklien Ibo (12 rebound dan 13 poin) menjadi motor kemenangan timnya.

TSJ tampil dominan dengan unggul di semua kuarter. Wulan Ayuningrung dkk merebut kuarter pembuka dengan keunggulan cukuk jauh dengan 24-13. Permainan Sahabat membaik di kuarter kedua.

Mereka mampu meraih 15 poin berbanding tujuh milik tim besutan Raoul Miguel Hadinoto. Tim Kota Lumpia itu berhasil mempertipis selisih poin menjadfi tiga angka dan kuarter itu berakhir 31-28 masih untuk tim Ibu Kota.

Memasuki paruh kedua, tensi permainan makin meningkat. Sahabat yang bermain cepat sempat berbalik unggul 39-35 di pertengahan babak tersebut. Sayang, tim besutan Xaverius Wiwid itu tak mampu mempertahankan keunggulan dan kembali menyerah dengan 43-45.

Di kuarter keempat, Natasha Debby dkk justru kehilangan bentuk permainan. TSJ yang berada di atas angin mampu memanfaatkan dengan baik menurunnya permainan Sahabat dan akhirnya menutup laga dengan 71-53. ”Kekhawatiran saya terjadi terutama di kuarter keempat. Pemain mudah sekali kehilangan momentum permainan terbaiknya,” ujar Xaverius Wiwid usai laga.

Menurutnya, performa pemainnya membaik di kuarter kedua dan ketiga. Namun mereka tak bisa mempertahankan di babak terakhir justru lebih buruk dibanding kuarter pertama. Sementara itu Small Forward TSJ Fany Kalumata menyebut timnya sangat beruntung bisa mengalahkan tuan rumah.

”Kekalahan di seri pertama lalu menjadi motivasi kami untuk terus berbenah melawan Sahabat,” tutur Fany. Ini akan menjadi modal melawan Surabaya Fever di laga kedua.

(Krisnaji Satriawan / CN26)

Comments

comments