Foto: AP Photo

Tinggalkan F1, Red Bull Harus Siap Hadapi Jalur Hukum

Foto: AP Photo

Foto: AP Photo

AUSTIN, suaramerdeka.com – Rencana Red Bull untuk meninggalkan balapan Formula One (F1) sudah mendapat tanggapan dari sang bos, Bernie Ecclestone. Bernie menyebut, jika bersikeras tetap meninggalkan F1 pada musim 2016, Red Bull harus bersiap dibawa ke jalur hukum.

“Red Bull akan berdiri di persidangan dan mengatakan,’Ya kami memiliki komitmen, tetapi kami tidak memiliki mesin’,” ujar Bernie seperti diberitakan Mirror.

Sampai saat, Red Bull ini masih terikat kontrak dengan F1 sampai 2020. Red Bull berencana untuk meninggalkan ajang balap Jet Darat tersebut karena tidak memiliki pemasok mesin yang pasti. Mereka baru saja mengakhiri kontrak dengan pemasok mesin, Renault. Red Bull sudah mengajukan proposal ke pihak Mercedes namun proposal tersebut ditolak mentah-mentah.

“Tapi saya akan beragumen bahwa mereka telah menandatangani kontrak untuk ikut serta dalam kompetisi. Itu adalah persoalan mereka jika ingin menandatangani kontrak bersama kami. Red Bull seharusnya sudah memikirkan mengenai mesin sejak menandatangani kontrak itu,” tambah pria berusia 84 tahun tersebut.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments