Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Tim Voli Mulai Susun Kekuatan Terbaik

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SEMARANG, suaramerdeka.com – Tim voli indoor putra PON XIX Jateng terus melakukan persiapan. Saat ini, tim yang dibesut oleh M Hajid tengah menyusun kekuatan terbaiknya menghadapi PON XIX/2016 Jabar. Bergabungnya Adi S usai menjalani pendidikan awal TNI AL akan menambah kekuatan provinsi ini. Jateng akan berkekuatan 12 pemain.

“Saat babak kualifikasi, kami hanya membawa 11 pemain saja minus Adi. Dengan selesainya pendidikan awal TNI AL, kami berharap bisa membawa kekuatan baru yang lebih bagi tim ini. Kami optimis mampu meraih hasil yang maksimal di PON XIX nanti,” ujar M Hajid, Minggu (20/12).

Dalam awal pemusatan latihan nanti, Hajid akan lebih fokus memperbaiki recieve (penerimaan bola). Sisi tersebut dinilainya masih belum memenuhi harapan saat kualifikasi lalu. Hal ini mengakibatkan alur serangan tak terpola dengan baik. Adapun untuk block dan spike sudah cukup baik tetapi tetap memerlukan polesan.

Recieve, block, dan spike merupakan satu rangkaian untuk menentukan skema bertahan dan menyerang. Jika salah satu lemah, akan mempengaruhi skema tersebut. Di sisa waktu yang ada, anak-anak akan kami genjot di tiga sektor tersebut. Di awal kami lebih menekankan pada penerimaan,” jelas dia.

Hal yang sama juga dilakukan oleh tim voli pantai yang berhasil meloloskan dua pasangan putra dan dua pasangan putri. Untuk putra Jateng meloloskan M Fauzi Setiawan/Bagus Kurniawan (Jateng 1) dan Ahmad Fauzi/Safrizal Samboja (Jateng 2). Adapun putri adalah Della Riswandani/Nia Widayati (Jateng 1) dan Della Riswandani/Nia Widayati (Jateng 2).

Pelatih voli pantai Jatengh Achsin Rois mengatakan, meski berhasil meloloskan Jateng empat pasangan tersebut belumlah aman dari pencoretan. Rois menegaskan, masih mencari komposisi terbaik dan terkuat untuk provinsi ini.

“Kelolosan masih by team. Jadi masih ada kesempatan untuk mencari yang terbaik. Jika delapan nama itu dalam perjalanan menurun, bisa diganti,” papar dia.

(Krisnaji Satriawan/CN39/SM Network)

Comments

comments