Foto: suaramerdeka.com / Joseph Army Sadhyoko

Tim Sepak Takraw Kota Semarang Mulai Gelar Pemusatan Latihan

Foto: suaramerdeka.com / Joseph Army Sadhyoko

Foto: suaramerdeka.com / Joseph Army Sadhyoko

SEMARANG, suaramerdeka.com - Tim sepak takraw Kota Semarang untuk persiapan Porprov Surakarta 2018 mendatang mulai menggelar serangkaian pemusatan latihan di Salsa Takraw Kalipancur Semarang. Para atlet putra dan putri yang terpilih mulai berlatih rutin di bawah bimbingan pelatih Yance Laturama dan Setiawan Dwi sebagai pelatih fisik. Mereka berlatih setiap pagi dan sore, baik fisik maupun teknik.

Menurut Yance, pemusatan latihan sengaja digelar mendekati masa libur Lebaran mengingat banyaknya atlet sepak takraw pelajar yang sudah libur sekolah. Selain itu, dengan waktu yang pendek ini Yance ingin mengetahui secara umum kekurangan dan kelebihan, baik fisik maupun teknik atlet.

“Saya ingin lihat sejauh mana penguasaan teknik dan ketahanan fisik awal atlet, jadi setelah libur Lebaran nanti kami akan tambah porsi latihannya,” ujar Yance yang ditemui di sela-sela latihan di Salsa Takraw Kalipancur Semarang, belum lama ini.

Sementara itu, bagi Setiawan Dwi yang juga merupakan pelatih fisik tim PSIS Semarang, mengungkapkan bahwa sebagian besar para atlet sepak takraw masih harus menambah daya tahan tubuhnya. “Saya meminta mereka lari mengelilingi Kompleks Perumahan Kalipancur selama 30 menit pada beberapa hari ini dan saya catat sampai berapa kali putaran. Setelah itu, baru latihan fisik lainnya untuk menggenjot kecepatan dan reflek mereka,” kata Setiawan.

Tim sepak takraw Semarang berencana pada Juli mendatang akan segera menggelar latih tanding. Salah satu lawan yang akan dihadapi adalah tim sepak takraw Kabupaten Demak. “Kami akan menjajal kekuatan atlet-atlet sepak takraw Demak dulu. Setidaknya jadi ajang pemanasan bagi atlet-atlet yunior kami,” imbuh Yance.

Pada Porprov mendatang, tim pelatih akan banyak memainkan atlet-atlet yunior untuk tim putri, yang didominasi siswi SMP. Oleh sebab itu, khusus untuk tim putri Yance dan Setiawan akan lebih menekankan adaptasi permainan dan kesolidan tim. Sementara untuk tim putra Yance tetap mengandalkan tim sepak takraw yang diperkuat para mahasiswa.

(Joseph Army Sadhyoko / CN26)

Comments

comments