Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Tim ISSI Solo Bawa Pulang Dua Medali Kejuaraan Usia Dini

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com - Dua medali dibawa pulang tim Pengkot Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Solo dari ajang seri kedua Kejurprov Balap Sepeda Usia Dini di Slawi, Minggu (23/10). Shindu Ardiyanto meraih medali perak dari kelas BMX di bawah usia 14 tahun (U-14). Sementara Andriyan ‘’Dayat’’ Hidayat merebut perunggu MTB terbuka putra.

“Spesialisasi Dayat sebenarnya di lintasan jalan raya. Jadi keikutsertaan dia di MTB lebih sebagai ajang refreshing, tetapi ternyata dia malah bisa menembus tiga besar,” kata pelatih tim ISSI Solo, Agus Sadiyanto, Senin (24/10).

Dayat adalah pembalap termuda yang membela tim individual road race (IRR) Jateng pada PON XIX/2016 di Jabar, akhir September lalu. Meski belum mampu menyumbang medali, tetapi atlet yang baru lulus SMA itu menempati urutan 15 besar dari total peserta.

Usai PON, dia terus ditempa latihan keras untuk menghadapi berbagai kejuaraan jalan raya. Karena itu, Dayat kemudian diturunkan pada kelas terbuka MTB di Slawi, sebagai ajang selingan. Juara MTB disabet pembalap dari Team Ratjoen Surabaya, Juwanto. Sementara runner up ditempat atlet asal Boyolali, Dani Andryan.

Di kelas BMX U-14 putra, Shindu Ardiyanto menggenggam medali perak. Raihan itu turun satu tingkat dibandingkan prestasi medali emas yang ditorehkannya pada seri pertama Kejurprov Balap Sepeda Jateng di Pemalang, beberapa waktu lalu. “Timing untuk sprint yang dilakukan Shindu agak terlambat, sehingga dia gagal nyodok ke tempat terdepan saat finish,” tutur Agus Sadiyanto.

Juara BMX kelompok umur tersebut diraih Elgaham Rossiananto dari klub VDCC Semarang, sedangkan posisi ketiga ditempati Raply Fadillah dari klub Tip Top Sentosa Cycling Team Purwakarta. Sementara seorang lagi atlet Kota Bengawan, Saputro Reno Wijayanto, gagal menembus tiga besar kelas road bike usia di bawah 16 tahun (U-16). Reno finish di urutan empat.

(Setyo Wiyono/ CN26)

Comments

comments