Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Tim Davis Indonesia Bertumpu pada Christo

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com – Christopher Rungkat benar-benar menjadi tumpuan tim Piala Davis Indonesia dalam pertarungan melawan Kuwait pada babak play off Zona II Asia-Oceania. Petenis peringkat tunggal ke-445 dunia itu membawa tim tuan rumah unggul 2-1 atas tamunya pada duel partai ganda di lapangan tenis Manahan Solo, Sabtu (8/4).

Turun berpasangan dengan Sunu Wahyu Trijati, Christo menang tiga set langsung, 7-6 (7-5), 6-4 dan 6-3 atas duet Abdullah Maqdes/Mohammad Ghareeb. Pukulan ace yang dihujamkannya saat skor 40-30 di set ketiga, menyudahi perlawanan pasangan Kuwait.

“Saya bermain (dalam suasana) senang, hari ini. Apalagi Sunu juga bermain sangat bagus, sehingga kami bisa merampungkan pertandingan tiga set langsung,’’ kata Christo.

Ungkapan itu dibalas tandemnya, Sunu. ‘’Saya berterima kasih kepada Christo atas dedikasinya yang tinggi bagi Indonesia.’’

Sehari sebelumnya (Jumat, 7/4), petenis yang telah kali ke-10 membela tim Davis Merah Putih itu juga menang mudah, 3-0 atas Ghareeb di partai tunggal.  Hasil itu sekaligus menyamakan kedudukan, karena tunggal kedua Anthony Susanto kalah dari Maqdes, 2-3.

Keunggulan Indonesia ditentukan dalam partai tunggal di hari ketiga, Minggu (9/4). Sesuai drawing, Christo akan bertemu Maqdes dan Anthony melawan Ghareeb. Namun sesuai peraturan dalam Piala Davis, pergantian pemain boleh dilakukan masing-masing tim maksimal satu jam sebelum laga digelar.

Christo belum memastikan, apakah hasil drawing itu akan diubah atau tidak. “Saya tidak ingin cedera. Saya belum bisa pastikan, turun lagi atau tidak,” tutur petenis kelahiran Jakarta, 14 Januari 1990 itu.

(Setyo Wiyono, Zulkifli Z Fahmi / CN26)

Comments

comments