Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Tim Basket Solo Kalah dari DIY di Uji Coba

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com - Tim bola basket putra dan putri Solo tak mampu membendung tamunya, skuat Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) DIY. Tim tuan rumah yang diproyeksikan untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2016 itu kalah pada pertandingan uji coba di Sport Center kampus Akademi Teknik Mesin Industri (ATMI) Surakarta, Sabtu (27/8).

“Sejak puasa lalu, anak-anak belum pernah lagi latihan bersama secara intensif karena berbagai hal. Cukup lama mereka terpecah dalam tim-tim Popda dan DBL masing-masing sekolah,” kata koordinator bidang organisasi Pemkot Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Surakarta Sahadi, Senin (29/8).

Tim putri lebih dulu kalah 26-71 pada partai latih tanding tersebut. Dominasi tim tamu telah terlihat sejak awal. Pada kuarter pertama, Arum dkk hanya mengemas tiga poin dan Popwil DIY mengoleksi 25 poin. Di kuarter kedua, tim ruan rumah jug kalah pengumpulan nilai. Tim Solo menambah tujuh poin, sedangkan anak-anak DIY 15 poin.

Hanya pada kuarter tiga, anak-anak Solo menambah 11 poin sedangkan DIY 10 poin. Tapi pada kuarter keempat, lagi-lagai tim putri Kota Bengawan yang dibesut Wongso Suseno hanya bisa menambah lima poin, sementara tambahan nilai tim DIY sangat kontras 21 poin.

Kekalahan tim putri itu tak mampu dibalas skuat putra. Rancangan tim putra Porprov yang diracik pelatih Yulius Dobby tersebut kalah 38-42 di tamunya. Kekalahan pada dua kuarter awal menjadi pemacunya. Kuarter awal, anak-anak Solo kalah 12-18. Pertarungan lebih sengit terjadi dalam kuarter kedua. Tim tuan rumah hanya mendapat tambahan nilai tiga, sedangkan tim DIY tambah delapan angka.

Sempat leading dengan tambahan 15 poin, sementara lawannya hanya delapan poin di kuarter ketiga, namun skuad Solo tak mampu kembali dominan di kuarter keempat. Pada kuarter pamungkas itu, kedua tim masing-masing menambah delapan poin.

“Betapapun anak-anak butuh banyak tambahan jam terbang, guna menghadapi Porprov. Di tim putri terutama, butuh polesan dan perhatian lebih besar, karena masih banyak kelemahan dalam tim itu,’’ ujar Sahadi.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments