TAMPIL IMPRESIF: Salah satu rookie Sahabat Chelly Marcelina (kiri) saat berlatih di GOR Sahabat beberapa waktu lalu. Pendatang baru Sahabat tampil impresif dalam seri pertama WNBL.(suaramerdeka.com/Krisnaji Satriawan)

Tim Basket Putri Sahabat Makin Agresif

TAMPIL IMPRESIF: Salah satu rookie Sahabat Chelly Marcelina (kiri) saat berlatih di GOR Sahabat beberapa waktu lalu. Pendatang baru Sahabat tampil impresif dalam seri pertama WNBL.(suaramerdeka.com/Krisnaji Satriawan)

TAMPIL IMPRESIF: Salah satu rookie Sahabat Chelly Marcelina (kiri) saat berlatih di GOR Sahabat beberapa waktu lalu. Pendatang baru Sahabat tampil impresif dalam seri pertama WNBL.(suaramerdeka.com/Krisnaji Satriawan)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Tim basket putri Sahabat Wisma Sehati Semarang mengawali Women’s National Basketball League (WNBL) musim 2014/2015 dengan baik. Pada seri pertama, di Hal Basket Senayan, 4-7 Desember lalu, Natasha Debby dkk menyapu bersih tiga laga yang dijalani.

Pertama, tim asuhan Xaverius Wiwid memenangi derby Jateng atas Sritex Dragons Solo dengan 85-47. Kemudian pada laga kedua, kembali memetik hasil positif dengan mengalahkan Merah Putih Predators dengan 82-58. Kemudian, pada laha ketiga Sahabat mengalahkan salah satu tim favorit Tomang Sakti Jakarta dengan 82-67.

”Sejak pertama memang selalu ditekankan seri Jakarta adalah pijakan awal di WNBL musim ini. Ini menjadikan mental pemain lebi percaya pada diri mereka sendiri,” tutur sang arsitek Xaverius Wiwid, Rabu (10/12). Jika dilihat dari perolehan angka di tiap pertandingan, tim yang bermarkas di GOR Sahabat itu sangat produktif.

Mereka selalu menembus di atas 80 angka. Menurut Wiwid, transisi saat menyerang ke bertahan dan sebaliknya berjalan baik di seri pembuka. Akurasi sangat tajam jika dilihat dari poin yang dibukukan. Ditambah, pemain pendatang baru yang direkrut yakni Rohtriastari, Chelly Marcelina, Amin Fatmala, dan Taranira Widasari tampil impresif.

”Saya memberi apresiasi pada pemain rookie. Mereka bermain sangat bagus dan langsung menyatu dengan pemain lainnya,” tutur mantan pelatih tim putri PON Jateng itu. Di satu sisi rekrutan lain yakni Chaeranny Rizka Utami dan Radisya Nurul Nissa juga tampil tak kalah impresif.

Wiwid menyebut, timnya kali ini adalah yang terbaik dibanding musim-musim sebelumnya. Dengan materi yang ada, memudahkannya dalam merancang strategi dan merotasi pemain. Menurutnya, kemampuan antara skuad inti dan pelapis tak jauh berberda.

”Yang penting sekarang bagaimana menjaga konsistensi di putaran-putaran selanjutnya. Intinya, jangan terlalu percaya diri di pertandingan selanjutnya,” tandas dia.

(Krisnaji Satriawan/CN39)

Comments

comments