Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Tiga Pesilat Jateng ke POM ASEAN

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com – Tiga pesilat Jateng masuk pelatnas untuk menghadapi Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) ASEAN atau ASEAN University Games 2014 yang rencananya digelar di Palembang, 15-20 Desember mendatang.

Mereka adalah Sri Rahayu asal Grobogan yang akan duel di kelas A putri, M Risky Adiwijaya (Sukoharjo) di kelas G putra, serta Linggar Uji Nugraha (Kudus) di kategori seni tunggal putra.

”Ketiganya telah bergabung dengan 22 pesilat mahasiswa lain dalam pelatnas di kompleks Jakabaring, sejak Senin (24/11). Kami diberi waktu tiga pekan untuk menggembleng total 25 atlet itu,” kata salah seorang pelatih pelatnas POM ASEAN, Ronny Syaifullah, Rabu (26/11).

Mereka yang direkrut masuk pelatnas tersebut merupakan para pesilat yang menggenggam gelar juara pada POM Nasional di Yogyakarta, November 2013. Berdasarkan pantuan awal, menurutnya sebagian besar atlet tetap menjalani latihan rutin di daerahnya masing-masing.

”Kondisi fisik mereka rata-rata berkisar 70 persen. Kami berusaha terus meningkatkannya, selain program latihan teknik, mental dan strategi bertanding,” tambah Ronny.

Di antara para awak pelatnas mahasiswa itu, terdapat lima atlet penghuni pelatnas SEA Games 2015 di kompleks TMII Jakarta. Mereka yakni Hendy dan Zola yang disiapkan turun di kategori seni ganda putra, serta trio pesilat Bali Kadek Ratna Dewi, Niluh Putu dan Ida Ayu Candra Dewi di kelompok seni regu putri.

Sebanyak 19 medali emas bakal diperebutkan pada ajang rutin dua tahunan tersebut. Sebagai tuan rumah, tim Merah Putih bakal memburu gelar juara umum. Guna mewujudkan bidikan itu, diperhitungkan sekitar delapan-sembilan emas harus digenggam. Sebagai catatan, pada POM ASEAN 2012 di Laos, tim Indonesia menyabet juara umum dengan sembilan emas.

”Tapi kami belum memastikan soal target. Tiga hari berkumpul, jajaran pelatih masih mencermati lebih detail potensi dan kemampuan seluruh atlet,” ungkap Ronny.

(Setyo Wiyono /CN26)

Comments

comments