Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Tiga Pemanjat Solo Sumbang Medali Kejurnas di Aceh

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO,  suaramerdeka.com – Tiga pemanjat Solo menyumbang medali perak dan perunggu bagi tim Jateng pada Kejurnas Panjat Tebing 2014 di Aceh Timur yang berakhir, Kamis (6/11). Ketiga atlet Pengkot Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Solo tersebut adalah M Marsudin, Sutrisno dan Alfian M Fajri.

Alhamdulillah kami bertiga dapat turut menyumbang medali, meski belum bisa memberikan yang terbaik. Persaingan sangat ketat, terutama menghadapi atlet-atlet dari daerah yang telah lebih lama menggelar pemusatan latihan,” kata Marsudin.

Dia dan Sutrisno meraih perak di nomor-nomor beregu. Keduanya bersama Temi Teli Lasa (Pemalang) dan Solikhin (Jepara) merebut gelar juara kedua boulder tim putra. Lalu, dua atlet tersebut bersama Temi Teli Lasa juga meraih perak nomor lead tim putra. Tak hanya itu, Marsudin turun dengan Sudarti (Kudus) mendapatkan medali perak di nomor lead campuran.

Adapun Alfian meraih medali perunggu di nomor speed klasik perorangan putra. Pemanjat muda itu juga menggenggam perunggu di nomor speed world record campuran bersama atlet Grobogan, Aries Susanti.

Ketua FPTI Solo Marjianto ”Ipunk” Bialangi Kasim menyambut baik prestasi tiga atletnya yang kini juga menjadi penghuni pelatda jangka panjang Jateng tersebut.

”Meski belum mencapai hasil maksimal, tapi ketiganya tetap berperan baik dalam membela Jateng. Masih ada kesempatan bagi mereka untuk lebih meningkatkan performa guna menyongsong kejuaraan-kejuaraan mendatang,” tutur dia.

Marsudin mengungkapkan, persaingan berat yang dia alami terutama menghadapi para pemanjat dari Jawa Timur dan DKI Jakarta. Sebab, kontingen tersebut sudah lebih awal mengadakan pemusatan latihan guna menggembleng para atletnya.

”Saya dan teman-teman Solo akan berusaha lebih keras berlatih untuk meningkatkan kemampuan. Toh masih ada event lain yang harus dihadapi pada waktu mendatang, di antaranya Pra-PON yang kemungkinan digelar tahun depan,” ujar Marsudin.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments