Foto: suaramerdeka.com / Dini Failasufa

Tiga Atlet Paralayang Kota Semarang Beruji Coba ke Majalengka

Foto: suaramerdeka.com / Dini Failasufa

Foto: suaramerdeka.com / Dini Failasufa

SEMARANG, suaramerdeka.com – Untuk lebih memantapkan penguasaan alat-alat paralayang dan menambah jam terbang, tiga atlet paralayang Kota Semarang beruji coba ke Majalengka, Jawa Barat pada 13-17 April mendatang.

Ketiga atlet paralayang tersebut adalah Hening Paradigma, Nanang Indardi, dan Suharyanto. Mereka akan mengikuti kompetisi paralayang tingkat nasional bertajuk Trip of Indonesia (TROI) Majalengka Paragliding Accuracy Competition.

Menurut pelatih tim paralayang Kota Semarang Didik Apriyanto, keikutsertaan tiga atlet paralayang Semarang di Majalengka untuk mengukur kekuatan tim-tim paralayang seluruh Indonesia, sekaligus untuk melihat persiapan tim-tim kota kabupaten di Jawa Tengah yang berpartisipasi juga dalam kompetisi ini.

“Kami mencoba memetakan kekuatan lawan untuk persiapan Porprov ke depan dan mengevaluasi kemampuan para atlet untuk penanganan masalah teknis dan non teknis paralayang,” ujar Didik di sela-sela latihan tim paralayang di Bukit Rowosari Semarang, belum lama ini.

Faktor cuaca yang tidak menentu sejak Januari hingga April ini menyebabkan beberapa program latihan Persatuan Gantole dan Paralayang Indonesia (PGPI), yang bernaung di bawah Federasi Aero Sport Indonesia (Fasi) Semarang banyak yang mengalami keterlambatan.

Namun tim pelatih yang diarsiteki Wawan Sabda Riyanto dan Didik Apriyanto berharap seluruh atlet paralayang tetap fokus dan siap apabila pantauan cuaca baik, maka mereka harus berangkat berlatih di antara dua tempat di Semarang, yaitu di Bukit Meteseh dan Bukit Rowosari Semarang.

Selain di kedua tempat tersebut, beberapa kali tim paralayang Semarang mencoba berlatih di luar Kota Semarang, seperti Umbul Sidomukti Kabupaten Semarang, Kretek Kabupaten Wonosobo, dan Kemuning di Kabupaten Karanganyar.

Selain untuk menjajal medan awalan terbang dan mendarat yang lebih bervariasi, juga untuk menghilangkan kejenuhan para atlet yang latihannya sering tertunda pada beberapa bulan ini.

(Joseph Army Sandhoko / CN26)

Comments

comments