Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Terbelenggu Problem Mesin, Diana Gagal di Subang

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com – Terbelenggu problem mesin motor, pembalap putri asal Karanganyar Diana Crystal Lukmawati gagal menembus tiga besar pada balapan kelas khusus wanita di Subang.

Cewek yang akrab disapa Diana CL itu hanya mampu finish di urutan enam dalam final kelas matic 115 cc dalam rangkaian Kejurnas Motoprix Putaran 4 Region 2 tersebut, Minggu (16/10). Sepekan sebelumnya, dia juga gagal naik podium dalam adu kebut di Ponorogo, Jatim.

“Setelah mesin motor masih bermasalah. Selepas start, saya bertahan di urutan empat. Tapi saat akan memburu lawan, tiba-tiba laju motor kian lambat, bahkan ada dua pembalap lain yang menyalip saya,” ungkap Diana, Senin (17/10).

Situasi itu sempat membuatnya gundah. Sebab, mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Kota Bengawan tersebut dalam beberapa tahun terakhir sering menembus peringkat tiga besar di lintasan matic khusus wanita di lingkup Jabar dan DKI. Bahkan beberapa kali dia naik podium puncak di sejumlah event balapan.

Karena itu, atlet putri yang bernaung di bawah bendera tim TPTC Koizumi Berkawan Istimewa tersebut meminta mekaniknya untuk kembali membenahi mesin motornya. Dia berharap penyetelan ulang tunggangannya itu dapat secepatnya memenuhi harapan.

“Saya ingin menebus kekalahan-kekalahan itu dalam rangkaian Kejurnas Motoprix di Sirkuit Manahan, akhir pekan nanti. Makanya kalau bisa, setelan mesin dapat kembali akurat secepatnya,” ujarnya.

Kelas matic khusus wanita bakal menjadi salah satu kelas pendukung dalam Motoprix Seri 6 di Solo. Menurut ketua panitia, Lilik Kusnandar, secara total terdapat 13 kelas yang dilombakan pada rangkaian kejurnas itu.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments