Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Tenis Meja NPC Jateng Buru Lima Emas Peparnas

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com - Lima medali emas menjadi buruan tim tenis meja National Paralympic Committee (NPC) Jateng pada Pekan Olahraga Paralimpik Nasional (Peparnas) XV/2016. Incaran lima simbol juara tersebut akan berusaha diwujudkan dalam pertarungan di Bandung, 14-24 Oktober mendatang.

“Tentu butuh kerja keras untuk memenuhi target tersebut. Rival terberat terutama tuan rumah Jabar dan kontingen DKI Jakarta,” kata Plt Ketua NPC Jateng Bangun Sugito saat memantau training camp (TC) tenis meja di kompleks Stadion Manahan Solo, Rabu (5/10).

Target emas tersebut antara lain diharapkan dapat diraih Suwarti yang akan turun di kelas TT8, Osrita Muslim (TT3) dan Anna Widyasari (TT11) yang akan bertarung di nomor-nomor tunggal. Selain itu, target diperhitungkan dapat terpenuhi di nomor ganda yakni Banyu Mili-Budi Santoso (TT9), serta Anna Widyasari-Hartanto (TT11).

Total 12 atlet tenis meja bakal memperkuat kontingen Jateng di arena pesta olahraga difabel empat tahunan tersebut. Para petenis meja dari berbagai daerah tersebut menjalani TC di Solo sejak 11 Juli lalu.

Salah seorang atlet, Banyu Mili menyatakan siap menjalankan perburuan medali emas tersebut. Namun dia yang juga turun di nomor tunggal, mengaku butuh perjuangan keras agar dapat mewujudkannya. “Di kelas saya ada Muhammad Ryan dari Jabar yang sangat tangguh. Dia merupakan peraih tiga medali emas dalam ASEAN Para Games (APG),” tuturnya.

Kendati demikian, dia mengaku tidak akan patah arang. Bekal pelatda sert semangat tinggi akan dia boyong untuk dapat menaklukkan lawan-lawannya di arena tenis meja nanti. “Mudah-mudahan saya bisa mencapai hasil terbaik,” tandas dia.

Bangun Sugito menambahkan, selain Ryan, Jabar memiliki sederet petenis meja pelatnas. Rival-rival tanggung dari kontingen Jabar itu antara lain Agus Sutanto (TT5), Supriyatna Gumilar (TT9), Zaenal Abidin (TT7), Enceng Mustofa dan Yoshep (TT3).

“Sementara DKI Jakarta diperkuat David Jacobs dan Komet Akbar (TT10), Shela Dwi Radayana (TT10), serta Leonardo (TT8). Meski menghadapi atlet-atlet pelatnas, kami siapkan strategi agar tetap dapat memenuhi target lima emas,” ujar Sugito.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments