Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Tenis Meja NPC Bertekad Tambah Raihan Emas APG

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com - Tim tenis meja National Paralympic Committee (NPC) Indonesia bertekad tambah raihan medali emas pada ASEAN Para Games (APG) 2017 di Malaysia. Tekad tersebut didengungkan para atlet pelatnas yang menjalani training camp (TC) di kompleks Stadion Manahan Solo.

“Insya Allah bisa mempertahankan dua medali emas seperti pada APG Singapura 2015. Syukur-syukur bisa tambah nomor dan menambah emas,” kata Shella Dwi Radayana, Senin (9/1).

Petenis meja kelas TT10 tersebut menggenggam gelar juara tunggal dan juara beregu putri pada pesta olahraga difabel Asia Tenggara di Singapura. Di nomor beregu, Shella turun bersama Herlina (TT10) dan Suwarti (TT8). Namun kala itu, dia tidak diturunkan di nomor ganda.

“Lawan terberat dari Vietnam, saya lupa namanya. Namun sudah tiga kali bertemu dalam APG, saya selalu menang. Maka dalam pertarungan di Malaysia nanti, saya akan berusaha tetap unggul sehingga bisa kembali meraih emas nomor tunggal,” kata Shella.

Keyakinan tinggi juga diusung atlet kelas TT8, Suwarti. Secara pribadi, petenis meja yang bernaung di NPC Solo tersebut bertekad bisa tampil maksimal di Negeri Jiran. Karena itu, setelah libur peringatan Natal dan Tahun Baru 2017, dia kembali bersemangat berlatih.

“Saya masih merasa butuh banyak latihan untuk terus meningkatkan performa. Tapi saya akan berusaha keras untuk mengalahkan Josephine Medina dari Filipina, musuh bebuyutan saya sejak 2007,” tandas dia.

Suwarti merebut sekeping emas nomor beregu dan dua perak (tunggal dan ganda) pada multievent di Singapura. Namun dia berambisi untuk meningkatkan raihannya tersebut pada pertarungan di Malaysia.

Hal senada juga diungkapkan Hana Risti, atlet TT9. Peraih sekeping medali emas dan dua perak dalam APG Singapura itu bertekad memperbaiki prestasinya. ‘’Semoga bisa sapu bersih medali emas di Malaysia nanti,” ujar dia.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments