foto: http://indonesiarayanews.com

Target Asian Games Meleset, KOI Salahkan Kemenpora

foto: http://indonesiarayanews.com

foto: http://indonesiarayanews.com

JAKARTA, suaramerdeka.com – Target sembilan emas yang dicanangkan Indonesia pada ajang Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan, tampaknya sulit terwujud.

Semenjak dibuka pada 19 September lalu hingga kini, Kontingen Indonesia sudah kehilangan potensi medali emas di berbagai cabang olahraga seperti bulu tangkis, equestrian (berkuda) dan wushu.

Melihat capaian Indonesia yang kurang memuaskan, Komite Olimpiade Indonesia (KOI) selaku penanggung jawab pengiriman kontingen ke Korsel, justru melempar masalah ini ke pemerintah, dalam hal ini Kemenpora.

Ketua KOI Rita Subowo mengaku tak tahu kenapa Indonesia ditarget sembilan emas dan bisa nangkring di posisi sepuluh besar Asian Games 2014.

“Kami tidak tahu target sembilan emas itu dari mana saja. Semua itu kan ditentukan pihak Kemenpora dan kami tidak pernah diajak bicara masalah target,” ujar Rita.

Pihaknya meminta semua pihak tak saling mencari kesalahan akibat gagalnya sejumlah cabang dalam meraih medali emas. “Biarkan masyarakat saja yang memberi penilaian,” jelasnya.

Konflik KONI dan KOI dinilai menjadi salah satu penyebab mundurnya prestasi atlet dalam berlaga di ajang internasional.

Akibat renggangnya hubungan dua organisasi tersebut, KOI tak menyertakan Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman untuk memantau kontingen Indonesia di Asian Games 2014 Korsel. Mengenai masalah ini, Rita Subowo mengatakan pihaknya sedang mengupayakan.

(Arif M Iqbal / CN26)

Comments

comments