Foto: suaramerdeka.com/Setyo Wiyono

Tanpa SK, Rudy Enggan Gabung Tim Transisi

Foto: suaramerdeka.com/Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com/Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com – Tim Transisi PSSI telah diumumkan Menpora Imam Nahrawi, 8 Mei lalu. Namun hingga Senin (18/5), Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo yang dicantumkan sebagai salah satu anggota tim, belum menerima surat keputusan (SK) Tim Transisi tersebut.

Karena itu, Rudy, sapaan akrabnya, enggan untuk bergabung dalam tim yang diketuai Bibit Samad Riyanto tersebut. Mantan anggota Komite Normalisasi tahun 2010 itu, kemungkinan besar juga tidak akan hadir dalam rapat kedua Tim Transisi yang rencananya akan dihadiri Imam di Jakarta, Selasa (19/5) ini.

“Dulu memang sudah di telepon dan di-SMS (pesan pendek telepon selular-red). Tetapi hingga kini, surat keputusan atau surat perintah dari Menpora berkait penunjukan saya sebagai tim transisi belum ada. Jadi saya tidak akan datang,” kata Rudy, Senin (18/5).

Pada rapat perdana Tim Transisi, Rabu (13/5) lalu, pria berkumis lebat tersebut juga tidak hadir. Di samping karena ada acara penting lain yang waktunya bersamaan, dia juga beralasan belum ada SK resmi mengenai penunjukan dirinya. Mantan Ketua Umum Persis Solo itu menegaskan, apabila ingin bekerja secara profesional maka harus ada SK dari Menpora.

“Kalau tidak ada surat penunjukan, bisa jadi nanti dianggap sebagai tim transisi abal-abal,” ujarnya.

Rudy menyatakan masih akan menunggu lebih dulu surat resmi dari Menpora, sebelum dirinya berangkat ke Jakarta guna mengikuti rapat Tim Transisi. “Kalau suratnya jelas, ya saya berangkat. Tapi kalau tidak ada, ya tidak berangkat,” ungkapnya.

Berkait langkah yang diambil tim tersebut, dia menyarankan agar Menpora segera bertemu dengan FIFA guna menjelaskan permasalahan sepak bola di Tanah Air. Jadi bukan hanya Tim Transisi yang berangkat guna memberikan paparan kepada FIFA, guna mengurasi karut-marut sepak bola di Indonesia.

(Setyo Wiyono/CN39/SM Network)

Comments

comments