Foto: AP Photo

Tahun Ini, Penyelenggara GP Australia Catat Kerugian Terbesar

Foto: AP Photo

Foto: AP Photo

MELBOURNE, suaramerdeka.com - Pihak penyelenggara GP Australia mengumumkan jika mereka mencatatkan kerugian terbesar tahun ini. Padahal, untuk jangka enam tahun ke depan, Melbourne masih akan menyelenggarakan GP Australia.

Reuters melansir, lantaran naiknya harga barang serta keuntungan yang terus menurun, tahun ini GP Australia merugi sekitar 55 juta dollar AS (59,97 juta dollar Australia). Sebelumnya, penyelenggara dalam hal ini Victoria selaku ibukota negara bagian Melbourne sudah merugi sekitar 50,7 juta dollar Australia di musim 2013.

Dengan kerugian musim ini, tahun ini kerugian naik sekitar lebih dari 19 persen. Sementara itu keuntungan dari penjualan turun sekitar 2 juta dollar Australia, namun pihak penyelenggara harus mengeluarkan dana lebih banyak 7,5 juta dollar Australia dari tahun sebelumnya.

Penanggung jawab event-event umum Victoria, Louise Asher menyebut, setiap musimnya, Melbourne sudah dalam beberapa tahun terakhir merugi sekitar 50 juta dollar Australia setiap menghelat balapan jet darat tersebut.

Menanggapi hal tersebut Hal inipemerintah kota mengkritik keras dengan menyebut sudah membuang-buang uang rakyat. Namun tetap saja kritik itu tak diindahkan karena toh pemerintah kota sudah meneken kontrak baru dengan otoritas F1, untuk tetap menggelar balapan di Melbourne hingga 2020.

“Balapan Formula 1 GP Australia sudah membuka sekitar 351 hingga 411 lapangan pekerjaan dan juga mendatangkan keuntungan sekitar 39 juta dollar Australia, serta pendapatan sekitar 35 juta dollar Australia dari iklan dan sejenisnya,” demikian pernyataan resmi dari Asher.

Angka-angka tersebut sendiri masih dipertanyakan keakuratannya. Padahal di tahun 2013 lalu, pemerintah kota Victoria juga mengumumkan bahwa penyelenggaraan MotoGP Australia di Phillip Island, juga merugi sekitar 11,27 juta dollar AS, hampir dua kali lipat nilainya dari tahun sebelumya, sekitar 5,9 juta dollar AS.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments