Foto: suaramerdeka.com / dok

Taekwondoin Indonesia Dapat Pengalaman Berharga

Foto: suaramerdeka.com / dok

Foto: suaramerdeka.com / dok

JAKARTA, suaramerdeka.com – Tim taekwondo Indonesia telah menunjukkan hasil maksimal dengan menyumbangkan satu perak dan dua perunggu bagi Kontingen Indonesia pada Islamic Solidarity Games (ISG) di Baku, Azerbaijan, 12-22 Mei 2017.

Menurut pelatih kepala tim taekwondo Indonesia, Rahmi Kurnia Pratama, Jumat (19/5), pencapaian yang cukup bagus bagi Merah Putih bisa membawa medali. “Apalagi, enam taekwondoin yang memperkuat Indonesia merupakan atlet muda yang baru diterjunkan pada event internasional,” katanya.

Satu-satunya medali perak disumbangkan Dhean Titani Fazrin di kelas -46 kg putri. Sedangkan dua perunggu diraih Mariska Halinda di kelas -53 kg putri dan Dinggo Ardiyan Prayogo di kelas -68 kg putra.

Menurut Rahmi, perjuangan Dhean, Mariska dan Dinggo merebut medali tidak mudah. Pasalnya, mereka menghadapi juara dunia taekwondoin yang sarat pengalaman bertanding internasional. “Di ISG yang dijadikan sebagai ajang uji coba, mereka bukan hanya dapat pengalaman berharga tetapi menambah jam terbang,” katanya.

Meski telah mendapat hasil maksimal, kata Rahmi, pihaknya tetap akan melakukan evaluasi terhadap penampilan keenam taekwondo tersebut. Tujuannya, untuk lebih menyempurnakan penampilan sehingga bisa meraih hasil terbaik pada SEA Games Malaysia 2017.

“Kondisi fisik taekwondoin Indonesia masih 80 persen saat tampil di ISG. Makanya, kami akan menggenjot kondisi fisik mereka mencapai 100 persen saat di Malaysia nanti,” terangnya.

(Arif M Iqbal / CN26)

Comments

comments