4apro-ora-d11

Solo Arena Final Four Proliga

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com – Tak ada tim bola voli profesional yang saat ini bermarkas di Solo. Bahkan kontestan Proliga tak ada yang berhome base di Jateng. Namun Kota Bengawan terpilih sebagai tuan rumah final four turnamen yang sering diklaim sebagai ajang voli paling bergengsi di Tanah Air itu.

“Animo penggemar voli di Solo sangat tinggi. Apalagi untuk putaran final, memang butuh tempat netral. Makanya, Solo kemudian dipilih menjadi arena final four pertama Proliga 2017,” kata humas Proliga Lutfi Sukri, Rabu (4/1).

GOR Sritex Arena kembali bakal digunakan sebagai pentas pertarungan final four pertama yang dijadwalkan digelar pada 7-9 April mendatang. Gelanggang olahraga tersebut selama ini memang sering digunakan menjadi arena Proliga, sejak beberapa tahun lalu.

“Final four kedua rencananya diselenggarakan di GOR C-Tra Arena Bandung, 14-16 April. Sedangkan partai puncak bakal digelar di GOR Amongrogo Yogyakarta, 23 April. Di Yogya hanya perebutan gelar juara putra dan putri,” jelas Lutfi.

Perhelatan voli nasional tersebut bakal digelar dalam dua putaran. Putaran pertama terdiri atas tiga seri, di awali dari Malang pada 27-29 Januari. Seri kedua di Palembang pada 3-5 Pebruari, dan seri tiga di Batam pada 10-12 Februari.

Putaran kedua juga dipentaskan dalam tiga seri. Seri pertama di Gresik pada 3-5 Maret, dilanjutkan seri kedua di Surabaya pada 10-12 Maret, serta seri tiga kembali digelar di Malang pada 17-19 Maret.

“Ada 12 kontestan, terinci atas enam tim putra dan enam putri. Masih ada kemungkinan tambahan peserta, satu tim putra. Keputusannya ditunggu hingga akhir pekan ini,” tutur Lutfi.

Enam tim putra yang bakal bertarung di ajang Proliga musim ini adalah Jakarta Elektrik PLN, Jakarta Pertamina Energi, Jakarta BNI 46, Surabaya Bhayangkara Samator, Palembang Bank Sumselbabel dan Batam Sindo BVN.

Di kelompok putri, pertarungan dipanaskan Jakarta Elektrik PLN, Jakarta Pertamina Energi, Jakarta PGN Popsivo Polwan, Batam Sindo BVN, Gresik Petrokimia, serta tim debutan Bandung Bank BJB.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments