Foto: suaramerdeka.com/jati Prihatnomo

Sirkuit Ekstrem Tantangan Para Offroader

Foto: suaramerdeka.com/jati Prihatnomo

Foto: suaramerdeka.com/jati Prihatnomo

SEMARANG, suaramerdeka.com – Seri keempat Kejurnas Individual Offroad Non Winch 2015 digelar di sirkuit Koramil Tembalang Semarang, Sabtu dan Minggu, (17-18/10). Selama dua hari, sebanyak 50 offroader tanah air bersaing di lintasan sepanjang 1,2 km dan terbagi dalam empat Special Stage atau SS Individual.

Seperti kelas G-1 yang berkapasitas 1000 cc dengan ketentuan mesin dan suspensi standar bawaan mobil. Untuk G-2 mulai dari 1001-2500 cc, G-3 2501-4800 cc dengan ketentuan suspensi, body dan chasis bebas.

Selanjutnya untuk G-4 yaitu FFA (Free For All) dan ketentuannya antara lain; 8 silinder, UTV turbo, SCharger, rotary. Selain itu juga diadakan kejuaraan umum dan nasional.

Untuk kejuaraan umum sendiri diambil yang terbaik dari tiap kelas. Sementara juara nasional diambil dari penjumlahan poin tertinggi dari perolehan juara umum 5 putaran.

Cahyadi Gunawan, selaku ketua penyelenggara mengaku senang dengan animo penonton Semarang yang sangat antusias dengan gelaran ini.

“Animo penonton sangat baik. Meskipun cuaca panas sekali tapi mereka tetap semangat menonton seri keempat kejurnas ini” kata Gunawan.

Gunawan tak lupa mengomentari karakter sirkuit Semarang yang dinilai cukup menantang bagi para peserta. Bahkan di setiap kelas terdapat tikungan berbeda agar tidak monoton.

“Sirkuit lapangan Koramil Tembalang sangat menantang. Terlebih karakter tanah yang cukup keras. Salah sedikit bisa buat ass roda patah. Jadi para offroader tidak cukup dengan cepat saja namun harus bisa memikirkan bagaimana caranya agar mobil mereka tidak terbalik,“ tambah Gunawan menjelaskan.

Lebih lanjut, Gunawan berharap dengan adanya kejurnas ini bisa memunculkan juara baru serta menambah minat penggemar offroad di Jawa Tengah.

(Jati Prihatnomo/CN39/SM Network)

Comments

comments