Foto: istimewa

Sepatu Roda Tambah Satu Perak dan Satu Perunggu

Foto: istimewa

Foto: istimewa

BANDUNG, suaramerdeka.com – Tim sepatu roda Jateng membuka hari pertama perlombaan pada PON XIX/2016 dengan raihan satu perak dan satu perunggu di lintasan GOR Saparua Bandung, Kamis (22/9). Perak Jateng dibukukan Denta Iswara Kiranasari usai menyelesaikan dua kali putaran pada 500 Meter Individual Time Trial Putri dengan catatan waktu 0,46,296 detik.

Dia berada di bawah pemuncak Devina Pramudita yang mencetak catatan waktu lebih baik yakni 0.46,266 detik. Atlet tuan rumah pun berhak atas emas. Urutan ketiga Aradhana Wikanestri (DIY) dengan raihan 0.46,445 detik. “Di luar hasil, saya cukup puas dengan pencapaian hari ini. Saat memacu juga tak masalah. Best time dapat. Saya akan coba mencoba peluang lebih baik di nomor lain,” kata Denta Iswara.

Dia akan turun kembali hari ini di 1.000 Meter ITT. Diakui, tantangan untuk meraih medali memang tak mudah. Menghadapi atlet tuan rumah juga butuh usaha ekstra terutama mental, karenanya dia akan kerja keras.

Untuk perunggu, dipersembahkan Riski Adyan Prasasti lewat catatan waktu 0.28,623 detik di nomor 300 M ITT. Juara diraih pesepatu roda Jabar, Sheila Mafitra Dewi dengan catatan waktu 0.28,256 detik. Perak diamankan Aradhana Wikanestri (DIY) dengan catatan waktu 0.28,623 detik.

Hari ini, sepatu roda menggelar empat nomor pertandingan final yakni di 300 dan 500 meter putra dan putri. Tuan rumah menyapu bersih emas yang disediakan. Selain Devina, Jabar menyabet dua emas lainnya melalui Azmi Al-Ghifari Jayadi dengan catatan waktu 0.26,256 dan Radika Rais Ananda dengan catatan waktu 0.41,950 masing-masing pada 300 dan 1.000 Meter ITT putra.

Jateng menurunkan wakilnya pada nomor tersebut. Hanya saja mereka tak bisa berbuat banyak. Jumat (23/9), sepatu roda kembali menggelar empat nomor final yakni 1.000 M ITT putra putri dan 10.000 M Point to Point. Putra dan putri.

(Setiady Dwi / CN26)

Comments

comments