Foto: suaramerdeka.com/Setyo Wiyono

Sepatu Roda Solo Bersaing di Kudus

Foto: suaramerdeka.com/Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com/Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com – Puluhan atlet sepatu roda Solo bakal beradu cepat di Kudus. Mereka akan bersaing dengan para atlet dari berbagai daerah lain dalam ajang Kejuaraan Sepatu Roda Piala Bupati Kudus 2015 yang rencananya diselenggarakan pada Minggu (29/11) mendatang.

Klub Rogliss menyiapkan sekitar 45 atletnya untuk memburu medali pada kejuaraan tersebut. Sedangkan Boskresero berencana menurutkan 12 atlet. “Kami ingin menambah jam terbang, terutama bagi para atlet yang baru kali pertama mengikuti kejuaraan,” kata pelatih Boskresero, Herman Budiono, Minggu (22/11).

Beberapa atlet yang kini ditempa klub tersebut untuk turun di Kota Kretek antara lain Parahita Drestanta di kelas A standar, serta Naura Yumna dan Dick Dennis di kelas B standar. Selain itu, Maulana Ahmad, Richael dan Nareswari akan berpacu di lintasan C standar.

“Mereka lebih ditujukan untuk tambah pengalaman. Di kelas standar anak-anak turun di nomor 300 dan 1.000 meter, tetapi bagi pemula ikut nomor 50 dan 100 meter. Pramudya Ibnu yang biasanya menjadi andalan kami, kali ini absen karena fokus urusan studinya,” tambah Herman.

Kemampuan Maksimal

Persiapan menghadapi persaingan juga tengah dilakukan klub Roglis. Pelatih Rogliss, Zart Vegay Derusiano menyatakan tengah mengasah para atletnya untuk memburu medali pada ajang tersebut.

“Kami beri target atlet untuk memburu medali sebanyak-banyaknya. Dengan memberi target, maka para atlet dapat mengerahkan kemampuannya secara maksimal,” tandas  dia.

Mantan atlet nasional itu menyadari, kejuaraan yang kabarnya diikuti 20 klub se-Jateng dan DIY tersebut bakal berlangsung ketat. Dia memperhitungkan, tim-tim asal Semarang dan Yogyakarta bakal menjadi rival tertangguh. Namun dia yakin, atlet-atlet asuhannya bisa mencuri medali dalam persaingan tersebut.

Peta persaingan tim-tim papan atas tersebut terekam dalam kejuaraan Solo Open II di velodrome Manahan, 22-23 Agustus silam. Pada ajang tersebut, klub MIC Yogyakarta, Ikos Semarang dan Kairos Semarang menempati peringkat tiga besar pada kelas speed dan standar.

(Setyo Wiyono/CN39/SM Network)

Comments

comments