Foto: Istimewa

Selam Loloskan Tujuh Nomor

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

SEMARANG, suaramerdeka.com – Tim selam Jateng meraih hasil cukup baik pada PraPON di Jakarta yang berakhir Senin (28/9) lalu. Dari 22 nomor, Jateng berhasil meloloskan tujuh nomor, yakni empat nomor kolam dan tiga nomor laut untuk tampil di PON XIX/Jabar 2016 mendatang.

Pada kolam yang berlangsung di Senayan Jakarta, Jateng meloloskan 50 meter dan 100 bifins putra, kemudian 100 meter surface putra dan estafet putra. Kemudian pada kulifikasi laut di laut Pulau Pramuka meloloskan, M Course putra dan putri ditambah 5 point putri.

“Hasil PraPON sudah cukup baik. Anak-anak telah berjuang sekuat tenaga. Kini tinggal menyusun strategi agar dapat meraih hasil maksimal di PON,” kata Wakil Ketua Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jateng, Sutopo, kemarin.

Dia tidak memungkiri, di nomor laut tingkat kesulitan cukup tinggi. Yakni berasal dari arus laut yang cukup kencang. Sejumlah atlet, termasuk dari Jateng harus berjuang ekstra keras untuk menyelesaikan perlombaan. Tak jarang, atlet yang keluar lintasan lomba.

Di setiap nomor, urutan enam besar berhak mendapatkan tiket tampil di PON XIX/ Jabar 2016. Jateng sendiri menempatkan atletnya di posisi enam besar pada tujuh nomor. Sementara Jabar, sudah meloloskan 22 nomor karena berstatus sebagai tuan rumah.

“Untuk atlet yang akan tampil di PON, masih bisa berubah, karena sistem kualifikasi berdasarkan nomor. Namun, atletnya harus yang tampil di PraPON. Kami akan pantau atlet-atlet tersebut, hingga pelaksanaan PON. Mereka yang memiliki catatan waktu terbaik yang akan tampil,” sambung Sutopo yang juga pelatih selam itu.

Menurut informasi yang didapatkannya, PON cabang selam akan berlangsung di daerah Indramayu. Nantinya, imbuhnya, setiap atlet diperbolehkan tampil di tiga nomor. Yakni dua nomor kolam dan satu nomor laut, atau satu nomor kolam dan dua nomor laut.

Prestasi selam Jateng di ajang PON tak stabil. Pada ekshibisi di PON Jatim 2000 lalu, Jateng membawa pulang satu perunggu. Di PON Sumatera Selatan 2004 lalu, hanya menyabet dua medali perak dan satu perunggu. Sementara di PON Kalimantan Timur 2008 meraih satu emas. Di PON Riau 2012 gagal menyumbangkan medali.

(Hendra Setiawan/CN39/SM Network)

Comments

comments