Foto: SeanGP

Sean Optimistis Naik Podium Balap Ketahanan di Shanghai

Foto: SeanGP

Foto: SeanGP

SHANGHAI, suaramerdeka.com – Pembalap Indonesia Muhammad Sean Gelael optimistis naik podium balap ketahanan enam jam, LMP2 FIA Wolrd Endurance Championship (WEC), di Sirkuit Shanghai, Tiongkok, Minggu (6/11).

Ini merupakan seri kedelapan WEC, namun merupakan seri kedua yang diikuti putra mantan pembalap nasional Ricardo Gelael itu. Sean yang tergabung dalam tim Jagonya Ayam KFC Indonesia akan membawa bendera tim Extreme Speed Motosport (ESM).

Ia berkolaborasi dengan Antonio Giovinazzi (Italia), dan Tom Blomqvist (Inggris). Ini sekaligus menjadi reuni bagi ketiganya yang pernah sama-sama membela Jagonya Ayam with Carlin pada ajang Formula 3 Eropa 2014.

Dua pekan lalu, ia tampil pada FIA WEC seri ketujuh di Sirkuit Fuji Speedway, Jepang. Ketika itu, Sean setim dengan Antonio, dan mantan pembalap F1, Giedo van der Garde (Belanda). Dalam debutnya mereka tampil cukup baik dengan finis di urutan keempat.

”Di Jepang, kami sudah sangat dekat dengan posisi podium. Sayangnya ada sedikit kesalahan yang membuat kami kehilangan waktu sekitar satu menit. Padahal, jarak antara pemimpin lomba dengan kami juga tidak lebih semenit. Jadi, untuk balapan di Shanghai saya pikir posisi podium tetap dalam jangkauan kami,” kata Sean, Kamis (3/11).

Pergantian Giedo dengan Blomqvist, menurutnya membuat nyaman. Mantan rekan setimnya di F3 Eropa 2014 itu kini berkiprah pada ajang DTM BMW. ”Giedo juga sebenarnya pebalap yang bagus. Dia punya banyak pengalaman dan pernah tampil di F1. Namun, saya lebih mengenal baik Blomqvist karena kami beberapa kali pernah berada satu tim dalam merintis karier balap,” tambah Sean.

Baginya balap FIA WEC ini menjadi pemanasan sekaligus pembelajaran sebelum menghadapi balapan penutup GP2 di Abu Dhabi. Sean juga akan mengikuti seri terakhir FIA WEC di Bahrain.

(Wahyu Wijayanto / CN26)

Comments

comments