Foto: SeanGP

Sean Langsung Tatap Seri Pamungkas GP2 di Abu Dhabi

Foto: SeanGP

Foto: SeanGP

BAHRAIN,  suaramerdeka.com – Setelah menyelesaikan balapan ketahanan 6 jam FIA World Endurance Championship (WEC) di Sirkuit Sakhir, Bahrain, pembalap muda Indonesia Muhammad Sean Gelael langsung memfokuskan diri ke balapan GP2 di Sirkuit Yas Marina Abu Dhabi.

Sean yang finis kelima untuk kategori balapan LMP2 bersama tim Extreme Speed Motorsport mengatakan telah menimba banyak ilmu dan pengalaman dari ajang FIA WEC.

Sean mengikuti tiga seri terakhir FIA World Endurance Championship (WEC), yakni di Sirkuit Fuji Speedway Jepang, Shanghai Tiongkok, dan Sakhir Bahrain. Di Jepang, Sean yang berkolaborasi dengan Giedo van der Garde (Belanda), dan Antonio Giovinazzi (Italia) finis di posisi keempat.

Di Tiongkok, pencapaian Sean lebih bagus lagi saat bekerja sama dengan Antonio dan Tom Blomqvist (Inggris) yakni finis kedua. Pada balapan di Sakhir yang berakhir pada Minggu (20/11) dini hari WIB, Sean satu tim dengan Giedo dan pembalap Prancis, Tom Dillmann.

Meski sudah berjuang keras, tim harus puas dengan finis di posisi kelima. Pada balapan itu, waktu tercepat yang diukir Sean dan kawan-kawan yakni satu menit 52,287 detik, dengan kecepatan maksimal 173,5 kilometer per jam.

Setelah balapan FIA WEC, Sean akan menjalani balapan seri terakhir GP2 di Abu Dhabi bersama tim Pertamina Campos Racing akhir pekan ini. Sean yang satu tim dengan pembalap Selandia Baru, Mitch Evans, masih berpeluang mendongkrak tim ke posisi lima besar.

“Ya, pekan ini kami bekerja keras untuk menyelesaikan balapan terakhir GP2 musim ini. Tentu saya berharap bisa tampil maksimal dan syukur-syukur menyumbang poin untuk tim. Tiga seri balapan FIA WEC memberi tambahan pengalaman yang bagus untuk saya. Kita lihat, sejauh apa hasil yang bisa kami raih di Abu Dhabi,” kata Sean.

(Wahyu Wijayanto / CN26)

Comments

comments