Foto: SeanGP

Sean Bertekad Bangkit di Hungaroring

Foto: SeanGP

Foto: SeanGP

LONDON, suaramerdeka.com - Pebalap muda Indonesia Muhammad Sean Gelael bersama timnya, Pertamina Campos Racing bertekad untuk bangkit dan kembali berupaya meraih poin pada balapan GP2 seri berikutnya yang akan digelar di sirkuit Hungaroring, Hongaria dua pekan mendatang.

Peluang untuk meraih hasil positif di Hugaroring cukup terbuka karena tim Campos Racing punya jejak rekam yang bagus. Selain itu, karakteristik sirkuitnya mirip dengan Red Bull Ring di Austria dan memiliki permukaan lintasan yang baru.

Di Red Bull Ring, Sean dan rekannya Mitch Evans mampu menguasai podium utama. Evans yang berasal dari Selandia baru menjadi juara, sedangkan Sean menempati peringkat kedua.

“Kami punya keyakinan kuat untuk bisa bangkit di Hungaroring.  Dalam dua pekan ini kami akan bekerja keras mematangkan persiapan. Tim akan berupaya mendapatkan setelan mobil yang pas dan andal. Sementara kami akan memelajari karakter sirkuit dan data-data lainnya,” kata Sean.

Soal balapan di Silverstone, pria 19 tahun itu, sangat menyayangkan tidak bisa mendapatkan hasil bagus. Di feature race, Sean yang start dari posisi ke-13 hanya bisa finis di urutan ke-21 karena sempat terlibat insiden dan mendapatkan hukuman penalti.

Sementara di sprint race Sean finis di posisi ke-18. Mobilnya sempat terbentur pebalap Malaysia, Nabil Jefri dari belakang yang menyebabkan salah satu bagian mobil ada yang rusak sehingga kecepatannya berangsur berkurang. Ditambah lagi dengan degradasi ban yang cukup tinggi pada balapan.

“Di Silverstone sebenarnya mobil dalam kondisi yang bagus. Cuma sayang kami tidak beruntung dengan adanya insiden. Apalagi Silverstone tempat favorit dan saya sangat menyukai karakter sirkuitnya. Ya, ini menjadi pelajaran dan semoga tidak terulang lagi pada balapan berikutnya,” kata Sean.

Berbeda dengan Sean, Evans masih beruntung dan tetap bisa mendapatkan poin pada balapan feature dengan finis di posisi keempat. Akan tetapi, pada sprint race Evans tidak mendapat keberuntungan karena kehilangan posisi zona poin pada dua lap terakhir akibat lintasan yang mulai basah karena hujan gerimis.

Evans yang sebelumnya berada di peringkat enam, tergusur ke posisi 13 karena kesulitan mengontrol mobilnya yang mulai kehilangan daya cengkram pada bannya.   Karena gagal mendapatkan poin pada sprint race, posisi Evans di klasemen sementara pebalap pun tergusur dari peringkat tiga ke lima.

(Wahyu Wijayanto / CN26)

Comments

comments