Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Satya Wacana Waspadai Mesin Poin Pelita Jaya

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

BANDUNG, suaramerdeka.com – Tim basket Satya Wacana ACA LBC Salatiga mewaspadai mesin poin Pelita Jaya Energi Mega Persada Jakarta dalam duel di GOR C-TRA Arena, Sabtu (13/12). Ary Chandra, Amin Prihantono hingga Andy ‘Batam’ Poedjakesuma menjadi sosok yang bakal mengancam skuat asuhan Efri Meldi dalam lanjutan NBL Indonesia seri II tersebut.

”Mereka mempunyai mesin poin yang andal seperti saat melawan CLS (Knight Surabaya-red) lalu. Anak-anak harus bisa mematikan aliran bola mereka,” kata Efri, Jumat (12/12).

Kemenangan sejatinya menjadi hal wajib yang harus diraih Respati Ragil Pamungkas dkk demi mengembalikan mental bertanding. Sebab, tim yang bermarkas di GOR Putera Abadi Salatiga baru saja babak-belur dikalahkan CLS Knight Surabaya 59-104 di arena yang sama, Kamis (11/12). Demi mewujudkan tekad tersebut, strategi pertahanan <I>man to man marking<P> kembali diterapkan.

Meski sistem tersebut jebol dalam laga terakhir, Efri berharap awak timnya bermain lebih disiplin. Terlebih, anak-anak Salatiga berani bentrok fisik agar keluar dari tekanan lawan.

”Sistem tersebut gagal karena anak-anak terlambat dalam defense, saya harapkan ini tidak terulang. Harus berani duel satu lawan satu sehingga semua pemain lawan bisa tercover dengan penjagaan ketat,” ujar mantan arsitek Timnas U-16 itu.

Sayang, dalam laga nanti sang juru taktik tak bisa memainkan power forward asal Papua Yoppi France Giay karena sakit. Pemain bernomor punggung 11 itu juga tak dimainkan dalam partai terakhir.

Untuk itu starter utama tetap dipercayakan kepada Budi ”Acun” Sucipto (point guard) dua shooting guard Respati Ragil Pamungkas dan Yo Sua, power forward  serta center  Firman Dwi Nugroho. Acun bermain impresif dengan mencetak double-double saat melawan CLS Surabaya lalu.

”Pemain harus lebih berasabar saat menghadapi tim besar. Bermain tanpa beban membuat skema permainan yang diinginkan pelatih bisa berjalan,” tandas manajer Zaki Iskandar.

(Ronald Seger Prabowo/ CN26)

Comments

comments