Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

Sasana Rambo Semarang Belum Mau Berpuas Diri

Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

SEMARANG, suaramerdeka.com – Sasana Muaythai Rambo Semarang meraih hasil baik dalam keikutsertaannya di kejuaraan terbuka Han Fighting Championship 2016 di Atrium Hartono Mall, Yogyakarta, akhir pekan lalu. Dari 13 petarung yang diturunkan, 10 atlet meraih kemenangan.

Salah satunya Noval yang turun di nomor muaythai di kelas 60kg putra. Dia berhasil mengalahkan petarung dari Sasana Lindu Aji dengan menang angka. Angga yang turun di kelas 62kg putra juga meraih gelar juara bersama dengan Roynold dari Sasana Lindu Aji.

”Ini buah kerja keras para petarung yang tidak kenal lelah dalam berlatih. Mereka juga punya mental baja saat bertanding, sehingga berhasil mengalahkan lawan-lawannya. Namun, saya minta para petarung tidak berpuas diri. Karena mereka masih muda dan jalan menuju petarung profesional masih panjang,” kata Ketua Sasana Rambo, Didik Hartanto.

Sementara itu, para petarung Rambo Semarang meraih kemenangan KO. M Ilham Mahendra di kelas 36kg menang KO ronde kedua dari petarung asal Medan Jaya, Farel. Kemudian Kevin yang mengalahkan Eko (Naga Wulung) di kelas 60kg, ronde pertama.

Kemal juga menundukkan perlawanan Amin (Wonosobo Camp) di kelas 52 kg melalui kemenangan KO ronde pertama. Sementara Lindu menang KO ronde kedua atas Kukuh (Malang). Ada Fikri yang mengalahkan petarung tuan rumah, Yurika di kelas 60kg dengan KO di ronde I. Ditambah Yanto yang menang KO ronde pertama atas Agra (Core Wonosobo).

Adapun tiga petarung Rambo yang kalah di nomor muaythai adalah Dwi di kelas, Hendro dan Sefa. Sedangkan dua atlet Rambo yang turun di nomor tinju meraih kemenangan. Mereka adalah Malvin di kelas 54kg yang mengalahkan Daniel dari Han Fighting dengan menang angka. Kemudian Ardanian Wicaksono di kelas 60kg yang mengalahkan Dimas asal Malang.

”Awalnya, kami tidak mematok target muluk-muluk, karena sebagian besar atlet muda. Kami hanya meminta agar para petarung tampil maksimal di setiap pertandingannya. Mereka akan bertemu banyak petarung dari provinsi lain. Namun, para petarung dapat tampil lebih dari harapan kami,” sambung Didik Hartanto.

(Hendra Setiawan / CN26)

Comments

comments